DLH Kota Bengkulu: Waspada Pohon Tumbang, Hindari Pembakaran Sampah di Bawah Pohon
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Menghadapi kondisi cuaca yang saat ini didominasi oleh angin kencang dan curah hujan yang tinggi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Riduan, memberikan himbauan penting kepada masyarakat. Ia menekankan agar warga tidak melakukan pembakaran sampah di dekat atau di bawah pohon, terutama pohon-pohon besar yang berada di pinggir jalan atau di sekitar pemukiman warga. Hal ini dikarenakan salah satu penyebab utama pohon tumbang, selain karena angin kencang, adalah kerusakan pada batang pohon yang disebabkan oleh pembakaran sampah di bawahnya.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah di bawah pohon. Pembakaran ini dapat merusak kulit kayu dan membuat batang pohon berlobang, sehingga pohon menjadi rentan tumbang,” ujar Riduan.
BACA JUGA: Safnizar Mengemban Tugas Baru Kadis DLHK Bengkulu
Lebih lanjut, Kepala DLH Kota Bengkulu Riduan juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga dan memelihara pohon-pohon yang ada di tepi jalan. Menurutnya, pohon-pohon tersebut ditanam untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memiliki peran penting dalam menyerap karbondioksida serta menetralkan polusi udara dari asap kendaraan bermotor.
“Kota Bengkulu memiliki banyak pohon dan kendaraan. Pohon-pohon ini berfungsi untuk menyerap karbondioksida dan membersihkan udara dari polusi, Oleh karena itu, pohon-pohon ini sangat bermanfaat dan tidak boleh ditebang sembarangan, Jika ada pohon yang tumbang dan menimpa warga atau pengendara, yang harus kita perbaiki adalah kondisi lingkungannya, bukan menebang pohonnya,” jelas Riduan.
BACA JUGA: DLH Kota Bengkulu Perluas Lahan TPA Air Sebakul untuk Atasi Volume Sampah yang Meningkat
Riduan juga menjelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana, tetap berupaya untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon besar dan rimbun yang ada di pinggir jalan, Tujuannya adalah untuk mengurangi beban di atas pohon sehingga risiko pohon tumbang dapat diminimalisir. Namun, ia menegaskan bahwa pemangkasan ini dilakukan tanpa menebang pohon, karena pohon-pohon tersebut memiliki peran penting yang harus tetap dijaga.
“Pohon-pohon yang sudah tinggi, besar, dan rimbun kami lakukan pemangkasan, bukan ditebang karena tidak boleh, Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa ketika angin kencang dan hujan, jalan-jalan yang dipenuhi pohon besar sebaiknya dihindari, Ini karena dahan-dahan yang basah menjadi berat dan lebih rawan tumbang saat angin kencang berhembus, Tolong dihindari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Riduan.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu dan Baznas Berikan Bantuan Sembako kepada 327 PTT DLH
Riduan mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian pohon dan lingkungan. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Bengkulu bisa menjadi kota yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Tindakan preventif yang sederhana, seperti tidak membakar sampah di bawah pohon dan menghindari jalan yang rawan pohon tumbang, bisa sangat berdampak dalam menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan. (**)
Editor: (KB1) Share
pewarta: QQ











