Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran 2025
Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu terus melakukan pengecekan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di beberapa pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap stabil dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok masih relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun kenaikannya tidak terlalu signifikan. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Bengkulu yang kerap khawatir dengan lonjakan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
BACA JUGA: Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran Minyakita yang Viral di Media Sosial
“Alhamdulillah, kenaikan harga tidak signifikan, Bisa dikatakan harga bapok di pasar Kota Bengkulu masih dalam kondisi stabil,” ujar Jasya Arief, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag Kota Bengkulu, pada Jumat (21/3/25).
Berdasarkan hasil pengecekan di beberapa pasar tradisional, berikut harga rata-rata bahan pokok di Kota Bengkulu: Beras Merek Manggis → Rp16.000/kg, Cabai Merah → Rp36.000/kg, Telur Ayam Ras → Rp28.000/kg, Minyak Goreng Curah → Rp15.500/liter, Gula Pasir → Rp14.000/kg, Daging Sapi → Rp135.000/kg, Bawang Merah → Rp32.000/kg, Bawang Putih → Rp34.000/kg.
BACA JUGA: Disperindag Bengkulu Pastikan Harga Minyakita Stabil, Waspada Pedagang Nakal!
Meski demikian, Disperindag tetap mengimbau warga Bengkulu agar berbelanja dengan bijak dan menghindari pola konsumtif yang berlebihan, terutama menjelang hari raya.
Jelang Lebaran, kebutuhan pangan masyarakat meningkat tajam, yang sering kali menyebabkan lonjakan harga secara tiba-tiba. Untuk mencegah hal ini, Pemkot Bengkulu telah menyiapkan strategi antisipasi, di antaranya:
- Memantau harga dan ketersediaan stok bahan pokok secara berkala di seluruh pasar tradisional dan modern.
- Berkoordinasi dengan Bulog, distributor, dan agen pangan untuk memastikan tidak ada kelangkaan bahan pokok di pasaran.
- Menggelar operasi pasar murah di beberapa titik strategis untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau.
- Mencegah praktik penimbunan bahan pokok, yang sering kali dilakukan oleh oknum pedagang untuk mencari keuntungan besar di tengah meningkatnya permintaan pasar.
“Masyarakat tidak perlu panik atau khawatir kekurangan bahan pangan, Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” tambah Jasya.
Disperindag juga bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Idul Fitri.
BACA JUGA: Disperindag Kota Bengkulu Targetkan PAD Rp2,5 Miliar dari Empat Pasar Utama pada 2025
Disperindag menegaskan bahwa stok bahan pangan di Kota Bengkulu masih dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.
Jika masyarakat menemukan indikasi penimbunan barang atau harga yang tidak wajar, mereka bisa langsung melaporkannya ke Disperindag melalui situs resmi https://sigahada.bengkulukota.go.id atau menghubungi layanan pengaduan yang telah disediakan.
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











