Diskominfo Seluma Rekrut Tenaga Profesional, Berikut Ini Tenaga yang di Butuhkan

Diskominfo Seluma Rekrut Tenaga Profesional
Foto: Diskominfo Seluma Rekrut Tenaga Profesional, Berikut Ini Tenaga yang di Butuhkan, (Ft/Dok).

Diskominfo Seluma Rekrut Tenaga Profesional, Berikut Ini Tenaga yang di Butuhkan

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai tenaga profesional di berbagai bidang strategis. Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat layanan informasi, teknologi, dan dukungan operasional di lingkungan pemerintahan.

Pengumuman rekrutmen tersebut disampaikan secara resmi oleh Diskominfo Seluma dan langsung menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang teknologi, multimedia, dan layanan pendukung. Pemerintah daerah berharap proses seleksi ini dapat menjaring tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap mendukung transformasi digital di Kabupaten Seluma.

||BACA JUGA: Kementerian HAM Resmi Buka Januari Rekrutmen 500 PPPK, Formasi dan 5 Jabatan

Dalam rekrutmen kali ini, Diskominfo Seluma membuka sejumlah formasi yang mencerminkan kebutuhan lembaga terhadap sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Formasi yang dibuka meliputi:

  1. Tenaga fotografer sebanyak tiga orang
  2. Tenaga teknis komputer sebanyak dua orang
  3. Penyedia jasa layanan perorangan yang mencakup satu orang cleaning service, satu orang petugas jaga malam, dan satu orang sopir

Pembukaan formasi tersebut menunjukkan bahwa Diskominfo Seluma tidak hanya membutuhkan tenaga teknis digital, tetapi juga tenaga pendukung yang memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional instansi.

||BACA JUGA: Program Cetak Sawah Rakyat Seluma 2026 Resmi Dimulai, 50,3 Hektare Lahan Baru

Menurut Kepala Dinas Diskominfo Seluma Cahyo Duo Nanda, kebutuhan tenaga kerja ini muncul seiring meningkatnya aktivitas pelayanan publik berbasis digital, pengelolaan informasi pemerintah, serta kebutuhan dokumentasi kegiatan pemerintahan yang semakin intensif.

“Transformasi digital menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, kami membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam penguatan layanan komunikasi dan teknologi informasi di Kabupaten Seluma,” ujar Cahyo, Jumat, (23/1/26).

Proses pendaftaran dibuka mulai Jumat, 23 Januari 2026 hingga Senin, 26 Januari 2026 pukul 12.00 WIB. Seluruh berkas lamaran dikirimkan melalui email resmi Diskominfo Seluma sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

||BACA JUGA: Jalan Provinsi Mulus di Seluma, Warga Pasar Ngalam Gelar Syukuran

Diskominfo Seluma menetapkan tahapan seleksi yang jelas dan terstruktur untuk memastikan proses rekrutmen berjalan transparan, objektif, dan akuntabel.

Tahapan seleksi meliputi:

  • Pemberkasan
    Periode pengiriman berkas lamaran berlangsung sejak 23 Januari hingga 26 Januari 2026 pukul 12.00 WIB.
  • Verifikasi kelengkapan berkas
    Dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026 untuk memastikan seluruh pelamar memenuhi persyaratan administrasi.
  • Tes tertulis
    Digelar pada Selasa, 27 Januari 2026 untuk mengukur kompetensi dasar dan pengetahuan teknis pelamar sesuai bidang yang dilamar.
  • Tes wawancara
    Dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026 guna menilai kemampuan komunikasi, motivasi kerja, serta kesiapan pelamar untuk bergabung dengan instansi pemerintah.
  • Pengumuman hasil seleksi
    Dijadwalkan pada Kamis, 29 Januari 2026 sebagai tahap akhir proses rekrutmen.

Melalui tahapan tersebut, Diskominfo Seluma berharap dapat menjaring tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan etos kerja yang tinggi.

||BACA JUGA: Ratusan Pelajar Seluma Ikuti Simulasi Awal Seleksi Paskibraka 2026

Kepala Diskominfo Seluma Cahyo Duo Nanda menegaskan, bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan berdasarkan kompetensi. Setiap pelamar akan dinilai sesuai kriteria yang telah ditetapkan, tanpa adanya diskriminasi.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya dalam aspek manajemen sumber daya manusia.

“Seleksi dilakukan secara objektif. Kami ingin memastikan bahwa tenaga yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan,” Pungkas Cahyo. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *