Dinkes Kota Bengkulu Percepat Imunisasi Polio dengan Metode Jemput Bola
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu saat ini tengah mempercepat pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap pertama dengan metode jemput bola. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa target 56 ribu anak atau sekitar 95 persen anak-anak di Kota Bengkulu mendapatkan imunisasi polio.
Untuk mencapai target tersebut, tim dari Dinkes Kota Bengkulu turun langsung ke lapangan untuk mengunjungi setiap rumah dan kediaman anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi polio. Dengan cara ini, Dinkes berharap bisa menutupi kekurangan cakupan vaksinasi dan memastikan semua anak mendapatkan perlindungan yang diperlukan.
Meskipun fokus pada metode jemput bola, masyarakat juga tetap dapat mengakses layanan vaksinasi polio di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik lainnya yang tersebar di wilayah Kota Bengkulu. Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi orang tua yang ingin membawa anaknya untuk vaksinasi di tempat yang lebih terjangkau.
Plt Kepala Dinkes, Joni Haryadi Thabrani, menjelaskan bahwa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dari upaya ini. Pihaknya terus mengimbau kepada orang tua untuk memperbolehkan anak mereka mendapatkan vaksin polio. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit polio yang berpotensi serius.
BACA JUGA: Dinkes Kota Bengkulu Targetkan 95% Anak Terima Imunisasi Polio Selama Pekan Imunisasi Nasional
Joni juga memastikan bahwa ketersediaan vaksin polio di Kota Bengkulu saat ini dalam kondisi yang baik, “Ketersediaan vaksin polio sudah mencukupi untuk pelaksanaan pekan imunisasi nasional ini, Vaksin tersebut disuplai dari Dinkes Provinsi Bengkulu sesuai dengan target yang telah ditetapkan untuk setiap daerah,” ujar Joni, Selasa (06/8/24).
Ia juga mengajak seluruh masyarakat di Kota Bengkulu untuk memanfaatkan program vaksinasi polio gratis yang disediakan di seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Program ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak terhadap penyakit polio.
BACA JUGA: Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi Luncurkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio
”Program vaksinasi polio bertujuan untuk pencegahan, terutama mengingat adanya kasus polio di provinsi tetangga, Hingga saat ini, Kota Bengkulu belum ditemukan kasus polio pada anak-anak, Mencegah lebih baik daripada mengobati, karena polio adalah penyakit yang sulit disembuhkan jika sudah terjangkit,” tegas Joni.
Pentingnya program ini tidak hanya terletak pada pencegahan penyakit, tetapi juga pada upaya melindungi generasi mendatang dari potensi wabah polio, Polio adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan dampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat, Dengan memastikan semua anak mendapatkan vaksin polio, Dinkes Kota Bengkulu berupaya keras untuk menjaga kesehatan masyarakat dan meminimalkan risiko wabah penyakit.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio untuk Lindungi Anak dari Penyakit Menular
“Upaya jemput bola ini merupakan langkah proaktif yang kita lakukan untuk menjangkau anak-anak yang mungkin tidak dapat mengakses layanan vaksinasi secara langsung, Dengan pendekatan ini, diharapkan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan vaksin polio yang penting,” Pungkas Joni. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











