Dinas Pertanian Mukomuko Imbau Pedagang Urus SKKH untuk Pastikan Hewan Kurban Sehat

SKKH
Foto: Hewan ternak sapi milik salah satu warga bengkulu, (dok).

Dinas Pertanian Mukomuko Imbau Pedagang Urus SKKH untuk Pastikan Hewan Kurban Sehat

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau para pedagang hewan kurban untuk mengurus Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebelum menjual hewan ternak kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa hewan kurban yang dijual dalam keadaan sehat dan layak konsumsi.

“Sebenarnya, seluruh hewan ternak harus menjalani pemeriksaan kesehatan, Namun banyak pedagang yang tidak mengurus SKKH karena mereka berpikir hewan tersebut tidak akan dijual keluar daerah,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriani Ilyas, di Mukomuko, Minggu (19/5/24).

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Berikan Bantuan Jaring Sebanyak 23 KUB Nelayan

Selama ini, pedagang hewan kurban dari daerah ini hanya mengurus SKKH jika hewan tersebut akan dijual keluar daerah. Padahal, baik hewan yang dijual di dalam maupun luar daerah seharusnya menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisinya. Pemeriksaan ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit dari hewan ke manusia serta menjaga kualitas hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat.

Untuk mendukung hal ini, Distan Mukomuko telah menyiagakan empat pusat kesehatan hewan (puskeswan) yang siap memeriksa kesehatan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha. Petugas dari keempat puskeswan ini akan aktif melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban sebelum dan saat hari raya Idul Adha. Hal ini diharapkan dapat memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang mereka beli dalam keadaan sehat.

BACA JUGA: Sapuan Nyatakan Keseriusan Maju sebagai Calon Gubernur Bengkulu di Kantor Partai Gerindra

Fitriani Ilyas juga memastikan bahwa persediaan hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan kambing di Kabupaten Mukomuko cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama pelaksanaan kurban pada hari raya Idul Adha 1445 Hijriah. Menurutnya, daerah ini sering kali menjadi pemasok hewan kurban untuk daerah lain karena surplus hewan ternak.

“Untuk kebutuhan hewan kurban, kita sangat cukup, Bahkan selama ini kita juga memasok hewan kurban ke daerah lain,” ujar Fitriani.

Beberapa daerah seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Kerinci, dan daerah lainnya sering mengambil hewan kurban dari Mukomuko karena daerah ini selalu memiliki surplus hewan ternak. Fitriani Ilyas memastikan bahwa persediaan hewan kurban di Mukomuko tidak menjadi masalah, karena populasi hewan ternak di daerah ini sangat besar.

BACA JUGA: DKPP Kota Bengkulu Terbitkan SKKH Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha

Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko menunjukkan bahwa persediaan hewan kurban di 15 kecamatan mencakup 6.032 ekor sapi, 843 ekor kerbau, dan 1.783 ekor kambing. Sementara itu, kebutuhan hewan kurban tercatat sebanyak 1.791 ekor sapi, 281 ekor kerbau, dan 593 ekor kambing. Dengan jumlah populasi yang melebihi kebutuhan, Mukomuko dapat memastikan ketersediaan hewan kurban yang memadai untuk masyarakatnya.

Selain mengurus SKKH, Fitriani Ilyas juga mengingatkan para pedagang dan peternak untuk menjaga kesehatan dan kebersihan hewan ternak mereka. Kesehatan hewan tidak hanya penting untuk memenuhi syarat sebagai hewan kurban, tetapi juga untuk menjaga kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya. Peternak diimbau untuk rutin memberikan vaksin dan pemeriksaan kesehatan kepada hewan ternak mereka.

Distan Mukomuko juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pedagang hewan kurban mengenai pentingnya SKKH dan pemeriksaan kesehatan hewan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan hewan ternak dan mencegah penyebaran penyakit hewan.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gelar Vaksinasi Sapi Qurban Cegah Virus Jembrana Menjelang Idul Adha

Selain itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung para peternak dan pedagang hewan kurban dengan berbagai program dan bantuan. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hewan ternak dan kesejahteraan para peternak. Beberapa program yang sedang dijalankan antara lain pelatihan tentang manajemen peternakan, pemberian bantuan pakan ternak, serta akses ke layanan kesehatan hewan yang lebih mudah.

Fitriani Ilyas berharap, dengan adanya langkah-langkah ini, masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan aman, tanpa khawatir tentang kesehatan hewan kurban. Dia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bekerja sama dalam memastikan hewan kurban yang dijual di pasar-pasar dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Dengan perhatian yang terus-menerus dari pemerintah daerah, diharapkan sektor peternakan di Kabupaten Mukomuko dapat berkembang lebih baik lagi. Kesadaran akan pentingnya kesehatan hewan dan pengelolaan peternakan yang baik akan membawa manfaat tidak hanya bagi para peternak, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan hewan di daerah ini. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan tujuan untuk meningkatkan kualitas hewan kurban dan kesejahteraan peternak dapat tercapai dengan baik, menjadikan Mukomuko sebagai salah satu daerah penyumbang hewan kurban yang berkualitas di Provinsi Bengkulu. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *