Diduga Berbuat Asusila, Seorang Oknum Guru Ngaji di Kota Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Asusila
Foto: Para Korban Oknum Guru Ngaji pada saat Melapor ke Polresta Bengkulu pada hari senin, (20/5/24). (Ist).

Diduga Berbuat Asusila, Seorang Oknum Guru Ngaji di Kota Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Seorang guru Ngaji di Kota Bengkulu dilaporkan ke polisi dalam kasus asusila. Terlapor yang berinisial JW, berusia sekitar 25-27 tahun, dan merupakan warga Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh orang tua korban kepada pihak kepolisian.

Kronologi kejadian ini terungkap ketika salah satu anak yang mengaji di tempat terlapor mengaku kepada orang tuanya bahwa ia tidak ingin lagi mengaji di tempat tersebut. Awalnya, sang anak enggan memberikan alasan mengapa ia menolak untuk kembali mengaji di tempat terlapor. Namun, setelah didesak, sang anak akhirnya mengaku bahwa ia telah menjadi korban tindakan asusila dari terlapor.

BACA JUGA: Dilaporkan Hilang Seorang Pemancing, Basarnas Turunkan Tim

Informasi ini membuat orang tua korban curiga, sehingga mereka menghubungi orang tua anak-anak lain yang juga mengaji di tempat yang sama. Setelah dilakukan penyelidikan internal oleh orang tua, terungkap bahwa ada total 7 anak yang mengaku telah mengalami tindakan asusila serupa dari terlapor.

“Hari ini kami datang untuk membuat laporan, karena salah satu korban adalah cucu saya,” kata RU pada Senin (20/5).

RU juga menambahkan bahwa terlapor telah mengajar mengaji di sekitar kompleks para korban dalam kurun waktu yang cukup lama, dan memiliki sejumlah murid yang cukup banyak.

BACA JUGA: 7 Hari Hilang, ASN Kabupaten Mukomuko Ditemukan Meninggal Dunia

Terlapor menggunakan rumahnya sebagai tempat untuk mengajar anak-anak mengaji. Diduga, tindakan asusila tersebut dilakukan oleh terlapor kepada para muridnya di rumah tersebut.

“Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 7 anak yang mengaku menjadi korban. Namun, jumlah murid yang mengaji di tempat tersebut kabarnya mencapai sekitar 43 orang,” tutup RU.

Kejadian ini telah mengejutkan banyak pihak, terutama orang tua dan warga sekitar. Pihak kepolisian setempat telah memastikan bahwa laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan keadilan bagi para korban.

BACA JUGA: Dugaan Percobaan Penculikan Siswa SD di Bengkulu: Warga dan Polisi Tingkatkan Pengawasan

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan yang tepat dan tegas terhadap pelaku agar keadilan bisa ditegakkan dan agar keamanan anak-anak di wilayah tersebut dapat dijamin. Dalam situasi yang penuh dengan kekhawatiran dan kecemasan, masyarakat menuntut agar kasus ini ditangani dengan sebaik-baiknya demi kepentingan perlindungan dan keadilan bagi para korban. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *