Bupati Bengkulu Tengah Tinjau Kerusakan SDN 23 dan Jembatan Genting Dabuk

Jembatan Genting Dabuk
Foto: Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, bersama Wakil Bupati Tarmizi, turun langsung meninjau kondisi bangunan SD Negeri 23 dan jembatan di Desa Genting Dabuk, Kecamatan Pematang Tiga, yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, Pada Senin (14/4/25), (Ft/Ist).

Bupati Bengkulu Tengah Tinjau Kerusakan SDN 23 dan Jembatan Genting Dabuk

Kantor-Berita.Com, Bengkulu Tengah|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat. Pada Senin (14/4/25), Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, bersama Wakil Bupati Tarmizi, turun langsung meninjau kondisi bangunan SD Negeri 23 dan jembatan di Desa Genting Dabuk, Kecamatan Pematang Tiga, yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dan keluhan masyarakat yang resah terhadap kondisi sarana pendidikan serta infrastruktur penghubung desa, Banyak warga merasa khawatir akan keselamatan anak-anak yang bersekolah dan terganggunya aktivitas harian akibat jembatan rusak.

BACA JUGA: Rachmat Riyanto Sidak RSUD Bengkulu Tengah: Evaluasi Fasilitas Kesehatan dan Rencana Perbaikan

Dalam inspeksi tersebut, Bupati Rachmat Riyanto didampingi Wakil Bupati Tarmizi serta jajaran pejabat terkait, antara lain Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris BKD, dan unsur penting lainnya, Mereka bersama-sama meninjau langsung kondisi lapangan untuk menilai tingkat kerusakan dan merancang langkah perbaikan secepat mungkin.

Saat tiba di SD Negeri 23, Bupati Rachmat Riyanto mengungkapkan keprihatinannya. Ia melihat langsung atap bangunan yang hampir roboh, jendela-jendela yang bolong, serta kursi dan meja belajar yang tidak layak pakai, Sarana dan prasarana sekolah tersebut dinilai sudah tidak memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi proses belajar mengajar.

BACA JUGA: Sekda Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto Berikan Bantuan Pompa Air untuk Petani

“Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi sekolah ini, Setelah melihat langsung, memang benar keadaannya sangat memprihatinkan, Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama, Kami akan segera menindaklanjuti hal ini,” tegas Bupati Rachmat.

Ia juga menambahkan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan menjadi keharusan mutlak untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan siswa.

Selain sekolah, jembatan di Desa Genting Dabuk yang menjadi akses utama warga antar desa juga tak luput dari perhatian. Akibat tergerus derasnya aliran sungai saat banjir sebulan lalu, struktur jembatan mengalami kerusakan berat. Beberapa bagian lantai jembatan bahkan telah hanyut, menyebabkan risiko besar bagi siapa saja yang melintas.

BACA JUGA: Sekda Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto Hadiri Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Agen Kewaspadaan Dini

Bupati Rachmat Riyanto menegaskan pentingnya segera memperbaiki jembatan tersebut. Ia berharap proses perbaikan bisa selesai sebelum perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bengkulu Tengah yang ke-17 pada bulan Juni mendatang.

“Saya minta jembatan ini segera diperbaiki, Target kita saat HUT Benteng ke-17 nanti, jembatan ini sudah bisa dipakai kembali dengan aman, Aktivitas masyarakat tidak boleh terhambat lebih lama,” ujar Bupati Rachmat.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah memastikan tidak tinggal diam. Bupati Rachmat Riyanto menugaskan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan kajian teknis dan penghitungan kebutuhan anggaran guna mempercepat proses perbaikan.

“Semua dinas terkait harus segera bergerak, Lakukan kajian teknis secara rinci hitung kebutuhan anggaran, dan siapkan skema perbaikan yang efektif, Kita ingin hasil perbaikan ini benar-benar berkualitas dan tahan lama,” tegas Bupati Rachmat.

BACA JUGA: Momen Hangat Syukuran & Halal Bihalal Pelantikan Bupati-Wabup Bengkulu Tengah di Desa Air Sebakul

Selain SD Negeri 23 dan Jembatan Genting Dabuk, pemerintah daerah juga tengah memetakan beberapa lokasi lain yang membutuhkan perhatian serupa. Prioritas diberikan pada fasilitas pendidikan, akses jalan, dan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal fisik, tapi juga soal meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Anak-anak kita butuh sekolah yang aman, warga butuh jembatan yang kuat untuk menunjang aktivitas mereka, Ini tanggung jawab kita bersama,” tutup Bupati Rachmat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *