Bhabinkamtibmas Berhasil Mediasi Kasus Pencurian di Lebong Selatan Secara Damai

Aipda Angga Novrian
Foto: Aipda Angga Novrian saat memediasi kasus Problem solving, terkait kasus pencurian, pada hari senin, (5/2/24).

Bhabinkamtibmas Berhasil Mediasi Kasus Pencurian di Lebong Selatan Secara Damai

KANTOR-BERITA.COM, LEBONG – Aipda Angga Novrian, seorang petugas Bhabinkamtibmas dari Polsek Lebong Selatan, Polres Lebong Polda Bengkulu, menjalankan kegiatan mediasi (problem solving) terkait kasus pencurian 2 cupak beras, roti, dan sepiring nasi di salah satu kelurahan di Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin (05/02/24).

Menurut keterangan dari Kapolres Lebong Polda Bengkulu, AKBP Awilzan, yang disampaikan melalui Kapolsek Lebong Selatan, AKP Kuat Santoso, mediasi ini dibantu Aipda Angga Novrian melibatkan pihak pertama, yang merupakan pelapor dari kejadian tersebut, yaitu seorang kakak berinisial MU (62) yang merupakan warga Kecamatan Lebong Selatan. Pihak kedua yang terlibat adalah seorang remaja berusia 15 tahun dengan inisial SA, juga warga Kecamatan Lebong Selatan.

BACA JUGA: Tindakan Tegas Satlantas Polres Mukomuko, 22 Pelaku Bali Diamankan dan Lakukan Pembinaan

Dalam mediasi ini, kedua belah pihak, beserta keluarga pihak kedua, hadir untuk mencapai kesepakatan. Pihak kedua, yang diduga melakukan pencurian 2 cupak beras, roti, dan sepiring nasi di rumah pihak pertama pada tanggal 31 Januari 2024, menyatakan kesediaannya untuk meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Selain itu, pihak kedua juga sepakat untuk mengganti rugi dengan membayar kompensasi sebesar Rp 1 juta kepada pihak pertama sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya. Setelah itu, keduanya menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

BACA JUGA: Tim Totaici Sat Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Seginim Ciduk Pelaku Pencurian Mesin Triser

“Dengan dilaksanakan mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan, dan permasalahan antara kedua belah pihak saat ini telah selesai,” tutur Kapolsek.

Kegiatan mediasi seperti ini menunjukkan pentingnya penyelesaian konflik secara damai dan kekeluargaan dalam masyarakat. Melalui dialog dan kompromi, masalah yang muncul dapat diselesaikan tanpa melibatkan proses hukum yang panjang. Hal ini juga mencerminkan peran positif aparat kepolisian dalam memediasi konflik sosial dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *