Belungguk Point Bengkulu Dipuji Ketua RT Kota Jambi saat Car Free Night
Kantor-Berita.Com|| Kawasan wisata Belungguk Point di Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati, Kota Bengkulu, kembali menarik perhatian tamu luar daerah. Ruang publik yang menjadi magnet baru bagi generasi muda Kota Bengkulu itu mendapat pujian dari Forum Ketua RT Kota Jambi yang berkunjung pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan atas undangan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sekaligus menjadi ajang pertukaran pengalaman antardaerah dalam penguatan komunitas dan pembangunan ruang kreatif bagi masyarakat.
Rombongan dari Kota Jambi dipimpin Staf Ahli Wali Kota Jambi Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Noviarman, bersama 54 perwakilan Ketua RT se-Kota Jambi. Mereka tiba di kawasan sekitar pukul 21.15 WIB menggunakan bus wisata setelah menghadiri jamuan makan malam bersama Wali Kota Bengkulu di Balai Kota Merah Putih. Rombongan tampak antusias karena kunjungan mereka bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Night, yang menjadi salah satu daya tarik utama Belungguk Point.
||BACA JUGA: Program Pro-Rakyat, Layanan Khitan Gratis Bengkulu Ditiru Jambi
Car Free Night di Belungguk Point rutin dilaksanakan setiap malam Minggu. Pada waktu tersebut, ruas jalan di kawasan ditutup dari kendaraan bermotor dan disulap menjadi ruang publik terbuka. Ruang ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai area berjalan kaki, tetapi juga menjadi ruang temu bagi komunitas, anak-anak muda, pelaku seni, hingga pelaku UMKM.
Setibanya di lokasi, Dedy mengajak tamu dari Jambi menyusuri area Belungguk Point dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, mereka menyaksikan langsung aktivitas khas Car Free Night yang menghadirkan suasana kota yang hidup. Para pelaku UMKM mendirikan lapak-lapak makanan dan kerajinan lokal, komunitas seni menampilkan musik akustik dan tari kontemporer, sementara sejumlah skateboarder menunjukkan atraksi di arena yang disiapkan secara terbuka.
||BACA JUGA: Belungguk Point Bengkulu Menjadi Magnet Gen Z, Rombongan Ketua RT dari Jambi Datang Melakukan Kunjungan
Lampu-lampu dekoratif dan ornamen urban memperkuat suasana estetis kawasan, membuat pengunjung betah berlama-lama. Meski ramai, kawasan tetap tertata rapi dan bersih—sesuatu yang menurut para tamu perlu dicontoh dan diaplikasikan di kota lain.
Dari kejauhan, terlihat warga dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, keluarga, hingga komunitas kreatif—berjalan santai menikmati suasana. Aktivitas itu menggambarkan bahwa ruang publik tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi berfungsi sebagai ruang sosial yang memperkuat hubungan antarwarga.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Wali Kota Jambi, Noviarman, menyampaikan rasa kagum atas apa yang disuguhkan Kota Bengkulu melalui Belungguk Point. Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintah daerah tidak hanya memberi ruang ekspresi bagi masyarakat, tetapi juga mampu menata kota dengan pendekatan kreatif.
||BACA JUGA: Bulutangkis Jambi Open IV, Bengkulu Sabet 3 Medali, Tunggal Remaja Putra Raih Emas
“Kami atas nama Pemerintah Kota Jambi dan Forum Ketua RT mengucapkan terima kasih dan rasa kagum yang luar biasa. Tadi kami dijamu di Balai Kota Merah Putih dengan hidangan yang sangat enak, lalu diajak ke sini dan ternyata luar biasa indahnya. Pak Wali Kota Bengkulu ternyata banyak sekali fans-nya. Ini bukti bahwa wali kota dekat dengan rakyat,” ujar Noviarman.
Ia juga menyampaikan bahwa aktivitas serupa sebenarnya sudah ada di Kota Jambi, namun konsep dan suasana di Bengkulu dinilai lebih tertata dan menarik. Menurutnya, pendekatan ruang terbuka seperti ini memberi nilai tambah bagi kota, baik sebagai ruang wisata, ruang ekonomi, maupun ruang sosial.
“Di Jambi juga ada kegiatan seperti ini, tapi di Kota Bengkulu luar biasa. Insya Allah kami akan banyak belajar dan akan berkunjung lagi ke sini. Jangan bosan-bosan menerima kami,” tambahnya.
||BACA JUGA: Festival Junjung Pusako: Simfoni Tradisi dan Budaya di Sarolangun Jambi
Ketua Forum Ketua RT Kota Jambi, Suparyono, juga menyampaikan kesan positif atas penataan kota yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Ia menilai Belungguk Point sebagai bukti bahwa pemda mampu menghadirkan inovasi yang berorientasi pada masyarakat.
“Saya mewakili 1.600 Ketua RT se-Kota Jambi sangat kagum dan bangga. Kota Bengkulu dan Kota Jambi satu rumpun, kita bersaudara. Program-program di Kota Bengkulu ini sangat luar biasa dan akan kami adopsi,” ujarnya.
Menurutnya, Forum Ketua RT menilai penting untuk mempelajari inovasi yang bersifat partisipatif. Hal tersebut dianggap relevan dengan dinamika masyarakat perkotaan yang membutuhkan ruang lebih luas untuk kolaborasi dan interaksi. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











