Bawaslu Provinsi Bengkulu Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih Jelang Pilkada 2024

Bawaslu Provinsi Bengkulu
Foto: Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Asmara Wijaya pada saat Acara Rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih Menjelang Pilkada Serentak 2024, Acara Berlangsung di Aula Bawaslu Provinsi Bengkulu pada hari rabu, (15/5/24).

Bawaslu Provinsi Bengkulu Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih Jelang Pilkada 2024

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Untuk memastikan kelancaran Pemutakhiran Data Pemilih menjelang Pilkada 2024, Bawaslu Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi pada Rabu (15/05/2024) di Ruang Sidang Bawaslu Provinsi Bengkulu. Rapat ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, Asmara Wijaya, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Apriyanto Kurniawan, serta Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan Surat Edaran Bawaslu Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2024 mengenai Pencegahan Dugaan Pelanggaran Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, saat ini sedang berlangsung tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih yang dimulai dengan penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) pada periode 24 April hingga 31 Mei 2024.

Bawaslu Provinsi Bengkulu
Foto: Bawaslu Provinsi Bengkulu pada saat Rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih, jelang Pilkada Serentak 2024, Rakor berlangsung di Aula Bawaslu Provinsi Bengkulu pada hari Rabu, (15/5/24).

Oleh karena itu, Bawaslu perlu melakukan inventarisasi data pemilih hasil pengawasan pungut hitung sebagai bahan analisis untuk pemutakhiran data pemilih pada Pemilihan Daerah Tahun 2024, dengan melakukan analisis terhadap data potensial pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan data potensial pemilih yang Memenuhi Syarat (MS).

Selanjutnya, Bawaslu Kabupaten/Kota dan jajarannya akan melakukan identifikasi terhadap data pemilih yang berpotensi memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat berdasarkan Data Pemilih pada Pemilu 2024 sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa daftar pemilih yang digunakan dalam Pilkada 2024 benar-benar akurat dan terpercaya.

BACA JUGA: Bawaslu Kabupaten Mukomuko: Kepala Desa Maju di Pilkada Harus Mundur

Dalam rapat koordinasi tersebut, Asmara Wijaya, Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, menekankan pentingnya kerja sama antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam melakukan pemutakhiran data pemilih.

“Kerja sama antar Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota sangat krusial untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan dengan lancar dan akurat,” ujar Asmara Wijaya.

BACA JUGA: Bawaslu Bengkulu Selatan Awasi Tes CAT PPK 2024

Apriyanto Kurniawan, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Bawaslu, menambahkan bahwa pemutakhiran data pemilih merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat untuk memilih dapat terdaftar dengan benar dalam daftar pemilih.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pemutakhiran data pemilih ini untuk memastikan bahwa tidak ada kejanggalan atau ketidakakuratan yang terjadi,” kata Apriyanto.

Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu juga menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya.

“Kami akan bekerja keras untuk mengidentifikasi dan memverifikasi data pemilih guna memastikan bahwa Pilkada 2024 dapat berjalan dengan adil dan demokratis,” ujar Koordinator Divisi HPPH. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *