Banyak Pendaftar PPDB Online di SMAN 5 Bengkulu Kurangnya Pemahaman Membuat Nilai Berprestasi Turun

PPDB Online SMAN 5 Bengkulu
Banyak Pendaftar PPDB Online di SMAN 5 Bengkulu Kurangnya Pemahaman Membuat Nilai Berprestasi Turun, Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Bengkulu Bihanudin, (Ft/Ist).

Banyak Pendaftar PPDB Online di SMAN 5 Bengkulu Kurangnya Pemahaman Membuat Nilai Berprestasi Turun

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Pada hari kedua Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online di SMAN 5 Kota Bengkulu, banyak masyarakat yang masih belum teredukasi tentang mekanisme pendaftaran dan pengunduhan berkas. Kepala Sekolah SMAN 5, Bihanudin, yang didampingi oleh Operator PPDB Syafril Efendi, menjelaskan pada hari selasa, (25/6/24), bahwa akibat kurangnya pemahaman ini, peringkat nilai banyak pendaftar menjadi turun. Dalam pendaftaran ini, terdapat dua jalur utama: jalur prestasi dan jalur non-akademik. SMAN 5 menetapkan kuota sebanyak 64 siswa dari total 340 siswa baru yang akan mengisi 10 ruang belajar.

Dari kuota tersebut, sebanyak 64 siswa dibagi menjadi 42 siswa dari jalur prestasi akademik dan 22 siswa dari jalur non-akademik. “Komposisi prestasi akademik lebih banyak dibandingkan non-akademik,” kata Bihanudin.

PPDB Online SMAN 5 Bengkulu
Foto: Pendaftaran Peserta Didik Baru 2024 di sekolah SMAN 5 Kota Bengkulu, Pada hari selasa, (25/6/24).

Proses seleksi untuk jalur prestasi akademik dilakukan dengan merangking semua pendaftar berdasarkan nilai SKL (Surat Keterangan Lulus) yang ditambahkan dengan nilai rapor. Dari total 119 pendaftar jalur prestasi akademik, sistem secara otomatis akan merangking dari 1 hingga 42 sesuai nilai tertinggi.

“Sistem merangking dari 1 hingga 42, sesuai nilai SKL ditambah nilai rapor, Selebihnya tidak diterima,” jelas Bihanudin.

BACA JUGA: Pendaftaran PPDB SD dan SMP di Kota Bengkulu Dimulai, Dikbud Buka Posko Pengaduan

Operator PPDB Syafril Efendi Menambahkan, Untuk jalur prestasi non-akademik, seleksi dilakukan terhadap 74 pendaftar yang memiliki berbagai prestasi. Nilai-nilai tersebut juga dihitung oleh sistem. Namun, banyak pendaftar mengalami kesulitan saat mengunduh sertifikat prestasi mereka.

Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pendaftar adalah kesalahan dalam proses pengunduhan sertifikat. Banyak pendaftar yang menggabungkan beberapa sertifikat dalam satu file, yang mengakibatkan sistem tidak dapat mengakumulasikan nilai dengan benar. Akibatnya, nilai yang dihitung menjadi lebih rendah dari yang seharusnya.

“Ada anak berprestasi yang tidak diterima karena kesalahan mengunduh sertifikat, Sertifikat yang dibutuhkan maksimal tiga dan harus diunduh satu per satu,” kata Syafril.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Perketat Pengawasan PPDB 2024 untuk Hindari Praktik Pungli

Salah satu contoh kesalahan pengunduhan dialami oleh seorang ibu yang mempertanyakan mengapa anaknya tidak diterima meskipun memiliki banyak prestasi. Setelah diperiksa, ternyata semua sertifikat anaknya diunggah dalam satu file, sehingga sistem memberikan skor yang sangat kecil, yaitu 7.

”Ibunya datang mempertanyakan kenapa anaknya tidak diterima padahal punya banyak prestasi, Ternyata saat kita cek, semua sertifikat diunggah sekaligus sehingga skornya kecil,” ungkap Syafril.

Syafril Menambahkan, Sistem perengkingan ini otomatis yang diterapkan dalam PPDB Online karena ini sangat penting untuk menjaga transparansi dan akurasi dalam seleksi siswa berprestasi. Nilai rapor dan SKL menjadi indikator utama yang dihitung oleh sistem untuk menentukan peringkat siswa, kami sangat menyayangkan sekali siswa banyak berprestasi skornya turun.

“Namun, kesalahan dalam proses pengunduhan sertifikat seperti ini seringkali terjadi oleh siswa dan orang tua yang sebenarnya berprestasi, kami sangat menyayangkan sekali hal ini terjadi, sehingga anak berprestasi skornya turun,” tutup Syafril. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *