Jelang Nataru Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Ketapang Aman

LPG subsidi 3 kg
Foto: Jelang Nataru Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Ketapang Aman, (Ft/Dok).

Jelang Nataru Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Ketapang Aman

Kantor-Berita.Com|| PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, berjalan lancar dan aman Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pertamina menegaskan bahwa distribusi gas melon tetap tersedia di seluruh lembaga penyalur resmi sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepastian tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kebutuhan LPG 3 kg di tengah aktivitas masyarakat serta isu kelangkaan yang kerap mencuat menjelang akhir tahun. Pertamina menegaskan bahwa stok dalam kondisi mencukupi dan distribusi terus dilakukan secara bertahap dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) menuju agen hingga ke pangkalan resmi.

||BACA JUGA: Balita Tewas Mengenaskan di Ketapang: Kakak Kandung Jadi Terduga Pelaku

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan bahwa hingga saat ini tidak terdapat gangguan dalam proses distribusi LPG subsidi di wilayah Ketapang.

“Pertamina memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Ketapang berjalan normal dan sesuai ketentuan. Distribusi dilakukan berjenjang dari SPBE ke agen, kemudian ke pangkalan resmi agar LPG subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Edi.

||BACA JUGA: Basarnas dan Satpolairud Ketapang Evakuasi Nelayan Tenggelam, Dua Selamat Satu Masih Dicari

Dalam mendukung kelancaran distribusi LPG subsidi 3 kg, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengandalkan 8 agen resmi yang membawahi lebih dari 200 pangkalan LPG di Kabupaten Ketapang. Pangkalan-pangkalan tersebut tersebar di berbagai kecamatan strategis.

“Penyaluran LPG 3 kg di Ketapang didukung oleh delapan agen dengan jaringan lebih dari 200 pangkalan resmi. Pangkalan ini tersebar di sejumlah kecamatan seperti Delta Pawan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan, Matan Hilir Utara, hingga Muara Pawan,” jelas Edi.

Dengan sebaran pangkalan yang luas, Pertamina optimistis masyarakat dapat memperoleh LPG subsidi dengan lebih mudah dan merata, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

||BACA JUGA: Kayong Utara dan Ketapang Jalin Kerja Sama: Percepat Pembangunan dan Pelayanan Publik

Pertamina mencatat, sejak awal Desember 2025 hingga saat ini, realisasi penyaluran LPG 3 kg di Kabupaten Ketapang telah melampaui 150 ribu tabung. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat sekaligus kesiapan sistem distribusi Pertamina di daerah.

“Sejak awal Desember 2025, penyaluran LPG 3 kilogram di Ketapang sudah mencapai lebih dari 150 ribu tabung dan akan terus disalurkan secara rutin sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ungkap Edi.

Ia menegaskan bahwa Pertamina akan terus memantau perkembangan konsumsi LPG subsidi di wilayah tersebut agar pasokan tetap terjaga dan tidak terjadi kekosongan di pangkalan.

||BACA JUGA: Kejati Kalbar Geledah Dugaan Korupsi Dana CSR dan Proyek Pendidikan

Sebagai barang bersubsidi, LPG 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, usaha mikro, nelayan kecil, dan petani sasaran. Karena itu, Pertamina terus melakukan pengawasan ketat agar distribusi tidak disalahgunakan.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan secara aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait untuk memantau penyaluran LPG subsidi di lapangan.

“Kami rutin berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk melakukan pengawasan bersama. Tujuannya agar LPG 3 kg benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak sesuai peruntukannya,” tegas Edi.

||BACA JUGA: Komisi III DPR-RI Apresiasi Kinerja Polda dan Kejati Kalbar dalam Penegakan Hukum

Pertamina juga menegaskan bahwa harga jual LPG 3 kg di pangkalan resmi harus mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Ketapang.

“Harga LPG 3 kilogram di pangkalan resmi sudah diatur melalui HET oleh pemerintah daerah. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG hanya di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan,” ujar Edi. (Yan’S).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *