Walikota Terapkan Program One OPD One Event Nasional, Dorong Bengkulu Jadi Kota Tujuan

One Event Nasional
Foto: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, (Ft/Dok).

Walikota Terapkan Program One OPD One Event Nasional, Dorong Bengkulu Jadi Kota Tujuan

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, resmi menegaskan penerapan program “One OPD One Event Nasional” yang mulai berlaku sejak saat ini. Program tersebut mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk menyelenggarakan satu event berskala nasional setiap tahunnya.

Langkah ini diambil sebagai strategi besar dalam memajukan Kota Bengkulu melalui berbagai sektor, mulai dari ekonomi, budaya, pariwisata, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan. Menurut Dedy, program ini akan menjadi motor penggerak baru untuk menjadikan Bengkulu sebagai kota tujuan nasional, bahkan internasional.

BACA JUGA: Pemkab Seluma Persiapan Adipura 2025, Fokus Tingkatkan Tata Kelola Sampah

“Ini berlaku sejak saya sampaikan hari ini, Artinya mulai sekarang seluruh OPD harus mulai ancang-ancang, tahun 2026 itu sudah harus jalan, Jadi dari sekarang mereka berpikir, apa eventnya, bagaimana konsepnya dan siapa targetnya,” Tegas Dedy Wahyudi, Rabu (20/8/25).

Walikota menekankan bahwa setiap OPD harus mampu berinovasi dan melahirkan ide kreatif agar event nasional yang diselenggarakan tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA: Bengkulu Tengah Bentangkan Bendera Merah Putih Terpanjang, Rayakan HUT RI ke-80 dengan Meriah

“Yang jelas event itu tidak selalu soal dana atau anggaran besar, Yang terpenting adalah kreativitas, Misalnya saya tantang Damkar, mereka bisa mengusulkan pertemuan atau HUT Damkar se-Indonesia digelar di Kota Bengkulu, Bayangkan kalau satu kota mengirim sepuluh orang, ada ribuan yang akan datang. Itu potensi besar bagi ekonomi dan pariwisata,” Ujar Dedy.

Menurutnya, setiap OPD memiliki potensi untuk menghadirkan event nasional sesuai bidang masing-masing. Dinas Kominfo, misalnya, bisa menginisiasi pertemuan komunitas teknologi informasi skala nasional. Dinas Pendidikan dapat menggelar festival literasi atau olimpiade nasional. Sementara Dinas Pariwisata bisa mengembangkan ajang budaya atau pameran wisata yang mengundang provinsi lain.

Dedy mencontohkan kegiatan Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) yang sebelumnya telah sukses digelar dengan melibatkan provinsi tetangga. Menurutnya, kegiatan semacam ini membuktikan bahwa Bengkulu mampu menyelenggarakan kegiatan skala besar yang tidak hanya menghadirkan masyarakat lokal, tetapi juga mengundang partisipasi dari luar daerah.

BACA JUGA: BLINC 2.0 Bengkulu 2025: Pemprov Targetkan Investasi Rp10,3 Triliun untuk Perkuat Ekonomi Daerah

“Saat GEMPALA berlangsung, bukan hanya masyarakat Bengkulu yang hadir, tapi juga provinsi lain ikut ambil bagian, Akibatnya ekonomi berputar, hotel penuh, rumah makan ramai, transportasi hidup, Kota ini jadi destinasi, Ini yang saya maksud, setiap event harus membawa dampak ganda,” ucap Dedy.

Tak hanya mengandalkan OPD, Walikota juga aktif melakukan lobi dengan berbagai pihak di tingkat nasional agar Bengkulu bisa menjadi tuan rumah pertemuan skala nasional.

“Kemarin saya bertemu dengan Pak Harahap, Saya minta agar rakor KPU se-Indonesia digelar di Kota Bengkulu, Kalau satu tim KPU saja ada tiga orang, dikali 38 provinsi, sudah berapa ratus orang yang datang ke sini, Itu semua menggerakkan ekonomi kita,” jelas Dedy.

BACA JUGA: KPID Bengkulu Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2025–2028, Ini Syarat dan Jadwal Seleksi

Salah satu poin penting yang selalu ditekankan Walikota adalah bahwa event nasional tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Kreativitas, kolaborasi, dan jejaring menjadi kunci utama keberhasilan.

“Kita jangan terpaku pada dana, Kalau kita bisa meyakinkan kementerian atau asosiasi untuk menggelar acara di Bengkulu, otomatis dukungan akan datang, Yang penting kita punya ide, keberanian, dan komitmen,” kata Dedy.

Walikota Dedy Wahyudi optimistis bahwa program “One OPD One Event Nasional” akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap event akan membawa multiplier effect yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

BACA JUGA: Wabup Bengkulu Selatan Sambut Dokter Internsip PIDI III, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah

Ketika ribuan orang datang ke Bengkulu untuk mengikuti event, maka mereka akan membutuhkan akomodasi, makanan, transportasi, hingga cendera mata. Kondisi ini tentu akan menghidupkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif.

“Saya ingin kota ini ramai, Saya ingin orang datang berbondong-bondong ke Bengkulu, Makanya kita tata Pantai Panjang, kita tata Danau Dendam Tak Sudah, Penjual oleh-oleh juga harus ramah, rumah makan harganya jangan mencekik, Kalau semua ini kita lakukan, yakinlah orang akan datang lagi, berbelanja, dan ekonomi berputar,” Tandas Walikota Dedy Wahyudi. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *