Pemkot Bengkulu Gelar Forum Perangkat Daerah untuk Penyusunan RKPD 2026

Forum Perangkat Daerah Bengkulu 2025
Foto: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar Forum Perangkat Daerah guna membahas usulan prioritas kecamatan dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Hotel Nala Sea Side Bengkulu pada Rabu (26/2/25), (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Gelar Forum Perangkat Daerah untuk Penyusunan RKPD 2026

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Perangkat Daerah guna membahas usulan prioritas kecamatan dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Hotel Nala Sea Side Bengkulu pada Rabu (26/2/25).

Forum ini menjadi ajang strategis dalam merancang pembangunan kota ke depan. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya: Asisten I Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, Kepala Bappeda, Medy Pebriansyah, Asisten III, Tony Elfian, Staf Ahli, Rosminiarty, Inspektur Kota Bengkulu, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Camat se-Kota Bengkulu, Perwakilan masyarakat.

BACA JUGA: Forum Konsultasi RKPD 2025: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Bengkulu yang Maju dan Sejahtera

Forum ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan OPD dengan usulan yang telah diajukan dalam Musrenbang kecamatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempertajam indikator dan target dari program kerja OPD, sehingga setiap program memiliki tujuan yang jelas, logis, dan dapat diimplementasikan secara efektif.

Dalam sambutannya, Asisten I Pemkot Bengkulu, Eko Agusrianto, menekankan bahwa forum ini menjadi momen strategis dalam menyusun program prioritas yang akan diterapkan di Kota Bengkulu pada tahun 2026.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Selatan Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Libatkan Elemen Masyarakat

Eko menegaskan bahwa setiap program OPD dan kecamatan harus selaras dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Dengan pendekatan pembangunan berbasis regulasi dan aturan yang jelas, program-program yang disusun akan memiliki indikator kinerja yang kuat dan target yang realistis.

“Setiap program harus terukur, logis, transparan, serta dapat dieksekusi dengan baik, Ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bengkulu dalam mewujudkan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” jelas Eko.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menuturkan bahwa Forum Perangkat Daerah ini merupakan langkah awal dalam menyelaraskan rancangan Rencana Kerja OPD dengan RKPD Kota Bengkulu 2026.

BACA JUGA: Bupati Seluma Sambut Utusan Presiden RI: Sinkronisasi RKP dan RKPD Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Menurutnya, hasil dari forum ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan RKPD Kota Bengkulu Tahun 2026, yang akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota.

“Kami berharap pertemuan ini bisa menjadi ruang bagi seluruh perangkat daerah untuk menyatukan persepsi dan menyusun rencana pembangunan yang lebih matang dan terarah,” kata Medy.

Lebih lanjut, Medy menjelaskan bahwa pembangunan yang sukses tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada perencanaan yang tepat. Oleh karena itu, sinkronisasi antara kebutuhan di tingkat kecamatan dan kebijakan OPD menjadi faktor utama dalam menyusun RKPD yang berkualitas.

BACA JUGA; Musrenbang RKPD 2025: Wabup Bengkulu Utara Sebut Gandeng Semua Pihak

Pemkot Bengkulu menegaskan bahwa partisipasi masyarakat juga menjadi aspek penting dalam proses perencanaan pembangunan. Dengan adanya forum ini, usulan dari masyarakat melalui Musrenbang kecamatan bisa terakomodasi dengan baik.

“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa pembangunan Kota Bengkulu tidak hanya ditentukan dari atas ke bawah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat di setiap kecamatan,” ujar Medy. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *