185 Kelompok Tani di Bengkayang Terima Bantuan Benih Jagung untuk Ketahanan Pangan

Bantuan benih jagung Bengkayang
Foto: Capacity Building Polres Bengkayang Bersama Pemkab Bengkayang dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Bengkayang, (Ft/ISt).

185 Kelompok Tani di Bengkayang Terima Bantuan Benih Jagung untuk Ketahanan Pangan

KBRN1 NASIONAL, BENGKAYANG|| Sebanyak 185 kelompok tani yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menerima bantuan benih jagung dari Kepolisian Resor Bengkayang, Langkah ini merupakan bagian dari program strategis untuk mendukung ketahanan pangan di daerah tersebut.

Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho, menjelaskan bahwa bantuan benih ini diberikan agar dapat dikelola oleh para petani di lahan masing-masing. Program ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah melalui sektor pertanian.

BACA JUGA: Optimasi Lahan Rawa 2024: Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Sintang

“Benih jagung yang kami distribusikan ini harus ditanam dan dikelola secara optimal oleh kelompok tani, sehingga dapat memberikan hasil maksimal,” ujar Teguh di Bengkayang, Selasa

Untuk memastikan keberhasilan program ini, Polres Bengkayang juga memberikan pendampingan dan pengawasan ketat, Mereka bekerja sama dengan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan (P2KP) dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang.

BACA JUGA: Pemerintah Kubu Raya Luncurkan Buku Antikorupsi dan Sosialisasi Gratifikasi di Hakordia 2024

“Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa benih jagung yang disalurkan dikelola dengan baik, mulai dari proses penanaman hingga panen,” tambah Teguh.

Sebanyak 15 ton benih jagung merek hibrida R1 Nusantara telah disalurkan kepada para petani. Benih ini dipilih berdasarkan rekomendasi dari Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang.

Kapolres Teguh menegaskan bahwa benih jagung yang disalurkan sudah melalui proses penyesuaian dengan kondisi lahan dan iklim di wilayah Bengkayang. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko gagal panen yang sering menjadi kekhawatiran para petani.

BACA JUGA: Pemkab Rejang Lebong Terima Bantuan Benih Jagung Hibrida Unggul untuk Petani

“Kami juga mendampingi masyarakat selama proses penanaman hingga panen untuk menjaga stabilitas harga hasil panen,” ujar Kapolres Teguh.

Program ketahanan pangan ini memiliki target untuk mengoptimalkan 1.000 hektare lahan jagung di Kabupaten Bengkayang. Teguh berharap langkah ini dapat mendukung terciptanya ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di daerah tersebut.

“Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur serta menggali potensi alam Kabupaten Bengkayang agar produktivitas meningkat sekaligus memberdayakan masyarakat,” jelas Teguh.

BACA JUGA: Pemkot Pontianak Canangkan Pemanfaatan Gerakan Menanam Pekarangan, Dalam Pengendalian inflasi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perkebunan Kabupaten Bengkayang, Dr Yulianus, mengapresiasi upaya Polres Bengkayang dalam mendukung program ketahanan pangan, Ia juga memaparkan berbagai program strategis lain yang tengah dijalankan, termasuk Program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B).

Program Perkarangan Pangan Bergizi (P2B) dirancang untuk memanfaatkan pekarangan rumah masyarakat sebagai sumber pangan bergizi yang berkelanjutan.

“Melalui program ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dengan memasarkan hasil produksi mereka,” kata Yulianus. (**)

Editor: (KB10) Share
Pewarta: Yan’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *