Pemkab Mukomuko Ajukan Penambahan Formasi CASN Tamatan SMA, Penuhi Kebutuhan Tenaga Teknis

Formasi CASN
Foto: Pemkab Mukomuko Ajukan Penambahan Formasi CASN Tamatan SMA, Penuhi Kebutuhan Tenaga Teknis, (Ist/BU).

Pemkab Mukomuko Ajukan Penambahan Formasi CASN Tamatan SMA, Penuhi Kebutuhan Tenaga Teknis

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sedang mengajukan penambahan formasi calon aparatur sipil negara (CASN) untuk tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknis di berbagai instansi pemerintah daerah.

Kabid Pengadaan, Pengembangan SDM, dan Pendidikan ASN Badan Kepegawaian Pengembangan, dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Niko Hafri, menyatakan bahwa pemerintah daerah mengajukan penambahan 17 formasi CASN untuk tamatan SMA.

BACA JUGA: BKPSDM Kota Bengkulu Proyeksikan Ratusan ASN Kota Bengkulu Masuki Usia Pensiun

“Mukomuko tahun ini mendapatkan 59 formasi CASN untuk tamatan SMA, kami mengajukan penambahan 17 formasi lagi untuk tamatan SMA,” ujar Niko pada Selasa (28/5/24).

Sebelumnya, KemenPAN-RB RI telah menyetujui usulan formasi CASN, baik calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk Kabupaten Mukomuko tahun 2024 sebanyak 1.000 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 150 formasi CPNS dan 850 formasi PPPK, dengan rincian 75 tenaga kesehatan dan 75 tenaga teknis untuk CPNS.

BACA JUGA: Kabupaten Mukomuko Buka 1.000 Formasi Rekrutmen CASN 2024, Berikut ini Rinciannya

Dalam pertemuan dengan pihak Kemenpan RB, disarankan adanya revisi terkait formasi untuk tamatan SMA. Awalnya, 59 formasi di bidang teknis ini ditujukan untuk beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), di mana mereka akan bekerja sebagai bendahara atau di bidang administrasi lainnya. Namun, dari hasil rapat, disarankan adanya penambahan 17 formasi untuk tenaga teknis di puskesmas dan sekolah.

Dengan penambahan formasi ini, diharapkan tenaga teknis lulusan SMA dapat membantu administrasi di puskesmas, sehingga tenaga kesehatan tidak perlu merangkap kerja sebagai tenaga teknis.

BACA JUGA: Penundaan Tes PPPK Mei 2024: Tunggu Pengumuman Resmi BKN

“Yang ditakutkan itu nanti jika tidak ada tenaga teknis lulusan SMA, tenaga kesehatan akan merangkap kerja sebagai tenaga teknis dan dikhawatirkan nantinya akan mengganggu pelayanan kesehatan di puskesmas,” tambah Niko.

Saat ini, BKPSDM Kabupaten Mukomuko masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait revisi kebutuhan dan kualifikasi pendidikan penerimaan CASN 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kebutuhan tenaga teknis di puskesmas dan sekolah dapat terpenuhi dengan baik.

BACA JUGA: Seleksi CASN 2024 di Mukomuko Masih Menunggu Arahan

Dengan penambahan formasi CASN untuk tamatan SMA ini, diharapkan dapat tercipta pemerataan tenaga kerja yang berkualitas di berbagai instansi pemerintahan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan SMA di Kabupaten Mukomuko, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Dalam jangka panjang, pemerintah daerah berharap bahwa keberadaan tenaga teknis yang memadai di setiap instansi dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi dan mengurangi beban kerja tenaga kesehatan serta tenaga pengajar,” Tutup Niko. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *