Jalan Lintas Muara Aman-Curup Dibuka Kembali Setelah Perbaikan Jalan Amblas
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Setelah sempat ditutup beberapa hari belakangan, Jalan Lintas Muara Aman-Curup akhirnya dibuka kembali pada Minggu (26/5) pagi. Sebelumnya, Satlantas Polres Lebong menutup jalan ini karena ada perbaikan dan penataan jalan yang amblas dan sempat putus total di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang.
Penutupan jalan ini dilakukan karena cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan jalan amblas, memutus total arus lalu lintas dari arah Muara Aman menuju Curup maupun sebaliknya. Jalan tersebut jatuh ke jurang dan hanyut ke aliran Sungai Ketahun, sehingga perlu dibuka jalur baru dengan memotong tebing dekat lokasi jalan amblas.
BACA JUGA: Longsor di Jalan Desa Talang Ratu: Jalur Menuju Kabupaten Rejang Lebong Ditutup Selama 3 Hari
Satlantas Polres Lebong mengumumkan pembukaan kembali jalur lintas Muara Aman-Curup melalui berbagai platform media sosial mereka sejak Minggu (26/5/2024), Namun dari pengumuman tersebut, diketahui bahwa tidak semua kendaraan diizinkan melintasi jalur tersebut.
Kapolres Lebong, AKBP Awilzan, melalui Kasat Lantas, Iptu Arief Abdullah, menyebutkan bahwa meskipun jalan sudah dibuka, hanya kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), dan roda enam (R6) yang boleh melintas. “Untuk kendaraan R6 khususnya, boleh melintas dengan kondisi tanpa muatan,” jelas Arief.
Namun, untuk kendaraan R6 yang memiliki muatan, sementara waktu tetap harus melalui jalur alternatif melewati Kabupaten Bengkulu Utara. “Untuk kendaraan R6 yang memiliki muatan, tetap diarahkan melewati jalur Kabupaten Bengkulu Utara jika ingin ke Kabupaten Lebong,” tambah Arief.
BACA JUGA: Longsor Jalan Penghubung Sindang Kelingi dan Sindang Dataran: Setengah Badan Jalan Ambles ke Jurang
Arief menjelaskan bahwa hal ini dilakukan karena kondisi badan jalan yang masih dikhawatirkan labil. “Ini untuk antisipasi, karena jika yang melintas adalah kendaraan bermuatan besar, akan mengganggu kestabilan badan jalan tersebut,” terang Arief.
Dalam beberapa hari terakhir, upaya perbaikan jalan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebong. Mereka bekerja keras untuk memastikan jalur tersebut bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat. Pekerjaan perbaikan meliputi penimbunan bagian jalan yang amblas, penguatan tebing, serta pembuatan drainase agar aliran air tidak menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
Salah satu warga Desa Talang Ratu, Rudi, menyampaikan rasa syukurnya atas dibukanya kembali jalan ini. “Kami sangat terbantu dengan pembukaan jalan ini, karena selama penutupan, kami harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama,” ujar Rudi.
BACA JUGA: Kabar Gembira! Gubernur: Pembangunan Jalan Trans Pulau Enggano September Rampung
Ia berharap agar perbaikan jalan bisa terus dilakukan hingga kondisi benar-benar stabil dan aman untuk semua jenis kendaraan.
Pihak kepolisian juga tetap berjaga di lokasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengendara yang melintas. Selain itu, pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang di sekitar lokasi perbaikan jalan.
Penutupan jalan ini sebelumnya memberikan dampak yang cukup signifikan bagi aktivitas warga sekitar. Banyak dari mereka yang harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh, meningkatkan waktu perjalanan dan biaya transportasi. Dengan dibukanya kembali jalan lintas Muara Aman-Curup, diharapkan aktivitas warga bisa kembali normal. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











