Revitalisasi Bahasa Daerah, Pemprov Bengkulu Dukung Pelestarian Era Digital

Revitalisasi Bahasa Daerah
Foto: Asisten III Pemerintah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi (tengah), saat menjadi Narasumber pada Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah Bengkulu, acara berlangsung, di Hotel Grage Bengkulu pada hari Selasa, (5/3/24).

Revitalisasi Bahasa Daerah, Pemprov Bengkulu Dukung Pelestarian Era Digital

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Rapat Koordinasi untuk Revitalisasi Bahasa Daerah Provinsi Bengkulu pada tahun 2024 telah sukses dilaksanakan di Hotel Grage Bengkulu pada hari Selasa, tanggal 5 Maret. Acara ini, yang dibuka oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, bertujuan untuk menggalang dukungan dan sinergi dalam upaya pelestarian bahasa daerah di tengah tantangan globalisasi.

Nandar Munadi dalam sambutannya menekankan pentingnya usaha kolektif dalam menjaga dan menghidupkan kembali bahasa daerah agar tidak tergerus oleh arus global.

Revitalisasi Bahasa Daerah Bengkulu
Foto: Acara Rapat Koordinasi untuk Revitalisasi Bahasa Daerah Provinsi Bengkulu, di Hotel Grage Bengkulu pada hari Selasa, (5/3/24).

”Era globalisasi menuntut kita untuk lebih proaktif dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah, Melalui kerjasama antara pemerintah, lembaga adat dan masyarakat, kita memiliki kesempatan untuk mengemas dan memperkaya warisan bahasa daerah kita agar tetap lestari,” ujar Nandar.

BACA JUGA: Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu: Pembahasan Reses, Raperda Badan Musyawarah Adat, dan Raperda Perpustakaan

Rapat Koordinasi ini merupakan bagian dari usaha berkelanjutan yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk memastikan bahwa bahasa daerah di Bengkulu tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dihidupkan kembali sebagai bagian integral dari identitas dan kekayaan budaya daerah. Usaha ini diharapkan dapat menghasilkan strategi dan program yang efektif untuk melestarikan bahasa daerah, sehingga nantinya anak cucu di Bengkulu tidak hanya mengetahui bahasa induk mereka, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

”Kami sangat menghargai inisiatif dari pemerintah pusat, khususnya Kantor Bahasa Bengkulu, yang telah berkomitmen untuk merevitalisasi bahasa daerah. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa generasi mendatang masih dapat mengenal dan menggunakan bahasa asli mereka,” Terang Nandar.

BACA JUGA: Penutupan Festival Tunas Bahasa Ibu: Pemprov Komitmen Pelestarian Bahasa dan Budaya Bengkulu

Dengan semangat dan kerjasama yang kuat antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat, upaya revitalisasi bahasa daerah di Provinsi Bengkulu diharapkan dapat mencapai tujuan utamanya. Ini tidak hanya tentang pelestarian bahasa semata, tetapi juga tentang mempertahankan jati diri dan keunikan budaya di tengah tantangan globalisasi yang semakin meningkat. Melalui inisiatif seperti Rapat Koordinasi ini, harapannya adalah bahasa daerah akan terus berkembang dan dipertahankan sebagai warisan berharga untuk generasi yang akan datang. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *