Sukses Musyawarah Desa Darat Sawah: 20% Dana Desa Alokasikan untuk Ketahanan Pangan

Desa Darat Sawah
Foto: Musyawarah Desa Darat Sawah dalam Ketahanan Pangan, acara berlangsung di Aula Desa darat sawah Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan, pada hari selasa, (30/1/24).

Sukses Musyawarah Desa Darat Sawah: 20% Dana Desa Alokasikan untuk Ketahanan Pangan

KANTOR-BERITA.COM, SEGINIM – Desa Darat Sawah, yang terletak di Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, telah sukses melaksanakan kegiatan penting, yakni Musyawarah Penetapan Kegiatan Ketahan Pangan dan Musyawarah Jalan Sentra Produksi. Acara ini digelar dengan meriah di Balai Desa pada hari Selasa, 30 Januari 2024. Musyawarah ini dipimpin oleh kepala desa yang karismatik, Wiman, dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Darat Sawah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Kepala Desa Darat Sawah Wiman Menyampaikan, Salah satu agenda utama yang dibahas adalah Penetapan Kegiatan Ketahanan Pangan. Desa Darat Sawah menetapkan alokasi dana desa sebesar 20% untuk mendukung program ketahanan pangan. Musyawarah Desa ini diambil setelah melalui serangkaian diskusi dan pertimbangan matang antara kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya. persentase tersebut diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat di desa darat sawah.

BACA JUGA: DPMD Lebong dalam Menyusun Perbup ADD, Tunggu Hasil Petunjuk Pelaksanaan Dana Desa 2024

“Dalam penetapan Alokasi 20% Ketahanan Pangan, mencakup pembuatan Jalan Sentra Produksi, kita berusaha mengidentifikasi dan menetapkan lokasi-lokasi strategis yang dapat dijadikan pusat produksi unggulan, jalan sentra produksi diharapkan dapat mempermudah akses petani dan meningkatkan distribusi hasil pertanian, sehingga pertumbuhan ekonomi di tingkat desa meningkat,” Terang Kepala desa Wiman.

Kepala Desa Wiman menambahkan, Pentingnya musyawarah ini tidak hanya sebatas pada penetapan program kegiatan, tetapi juga pada pembangunan kesadaran kolektif akan pentingnya ketahanan pangan di tingkat desa. Melalui partisipasi aktif dan kontribusi ide-ide dari berbagai pihak.

BACA JUGA: Pemerintah Kabupaten Kaur Percepat Audit DD/ADD Jelang Pemilu, 75 Desa Jadi Sampel

“Kita telah menerima masukan dari masyarakat agar pemberdayaan petani melalui Pelatihan, pendampingan serta pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produksi pertanian, serta efisiensi,” Ujar Wiman.

Para peserta musyawarah, termasuk BPD, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya, memberikan masukan dan saran yang berharga. Semangat gotong-royong terasa kuat dalam acara tersebut, mencerminkan kesadaran bersama untuk memajukan Desa Darat Sawah ke arah yang lebih baik. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Iqbal Juniko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *