KPU Bengkulu dan Muhammadiyah Gelar Sosialisasi Pemilu 2024: Menyatukan Suara untuk Demokrasi Berkualitas

Sosialisasi Pemilu 2024
Foto: Kabag Teknis Penyelengara Pemilu Partisipasi Hubungan Masyarakat Hukum dan SDM KPU Bengkulu, Oktan Huzaeiry (Paling Kanan), Ketua DKP PWI Bengkulu Zacky Antoni, Dosen UMB DR. Elfahmi Lubis, M.Pd, Anggota Bawaslu Bengkulu Eko Sugianto, pada acara Sosialisasi Pemilu 2024, acara berlangsung di gedung Kyai Haji Ahmad Dahlan Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, pada hari minggu, (21/1/24).

KPU Bengkulu dan Muhammadiyah Gelar Sosialisasi Pemilu 2024: Menyatukan Suara untuk Demokrasi Berkualitas

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – KPU Provinsi Bengkulu, bekerjasama dengan Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Pimpinan Muhammadiyah Bengkulu, menggelar acara sosialisasi pada Minggu, 21 Januari 2024, di gedung Kyai Haji Ahmad Dahlan Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pada kesempatan ini, Dr. Fajrul Hamidi, M.Hum, selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Bengkulu, membuka secara resmi kegiatan ini. Keberhasilan acara ini turut dibarengi dengan kehadiran pihak-pihak terkait, seperti Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu.

Sosialisasi ini menjadi sarana yang efektif dalam memperluas pemahaman masyarakat Bengkulu mengenai pelaksanaan Pemilu 2024 yang demokratis dan berintegritas. Kabag Teknis Penyelengara Pemilu Partisipasi Hubungan Masyarakat Hukum dan SDM, Oktan Huzaeiry, menjadi perwakilan dari KPU Provinsi Bengkulu yang menyampaikan materi utama pada acara tersebut.

Sosialisasi Pemilu 2024
Foto: Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu menjadi peserta diskusi Sosialisasi Pemilu 2024 antara KPU Bengkulu, PWI, Bawaslu yang di selenggarakan oleh Pimpinan Muhammadiyah Bengkulu, acara berlangsung di gedung Kyai Haji Ahmad Dahlan Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada hari minggu, (21/1/24).

Pembukaan acara oleh Dr. Fajrul Hamidi menegaskan pentingnya kerjasama antara KPU Provinsi Bengkulu dan Muhammadiyah dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024. Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta, termasuk perwakilan Bawaslu dan PWI Provinsi Bengkulu, yang turut ambil bagian dalam kegiatan sosialisasi ini.

Dalam pemaparannya, Oktan Huzaeiry membahas secara mendalam mengenai aspek-aspek kunci pelaksanaan Pemilu 2024. Salah satu fokusnya adalah menjelaskan langkah-langkah untuk menjaga demokrasi dan integritas dalam proses pemilihan.

BACA JUGA: Rakor KPU Provinsi Bengkulu: Memantapkan Persiapan Kampanye Akbar Pemilu 2024

“KPU Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menyelenggarakan Pemilu yang adil, transparan, dan terpercaya.” Ujar Oktan Huzaeiry.

Diskusi pun menjadi bagian tak terpisahkan dari acara ini. Peserta dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan Pemilu, proses pemilihan, dan peran masyarakat dalam mensukseskan demokrasi. Kehadiran perwakilan Bawaslu memberikan dimensi tambahan, di mana peserta dapat lebih memahami peran pengawasan dan penegakan aturan dalam proses Pemilu.

Setelah sesi tanya jawab, peserta sosialisasi tidak hanya diberikan pengetahuan, tetapi juga mendapatkan cindramata sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam acara tersebut. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi peserta untuk terus aktif dalam mendukung dan mengawal jalannya Pemilu 2024.

BACA JUGA: Mengawali Pemilu 2024, KPU Kota Bengkulu Tetapkan Empat Lokasi untuk Kampanye Terbuka Pemilu 2024

Kesuksesan acara sosialisasi ini tidak hanya terbatas pada penguatan pemahaman masyarakat terhadap Pemilu, tetapi juga menciptakan sinergi positif antara KPU Provinsi Bengkulu, Muhammadiyah, Bawaslu, dan PWI Provinsi Bengkulu. Kerjasama lintas sektor ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Tidak hanya memberikan pemahaman teknis, acara ini juga mendorong peserta untuk terlibat aktif dalam mendukung jalannya Pemilu. Menyajikan materi dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi, membuat acara ini tidak hanya informatif tetapi juga interaktif.

Dengan kata lain, sosialisasi ini tidak hanya menjadi wadah penyampaian informasi, tetapi juga ajang kolaborasi dan interaksi antara pihak penyelenggara Pemilu dan masyarakat. Semua pihak hadir dengan tujuan yang sama, yaitu menciptakan Pemilu yang adil, demokratis, dan berintegritas.

Pentingnya pelaksanaan Pemilu yang berkualitas juga disoroti dalam laporan liputan media, khususnya dari PWI Provinsi Bengkulu. Pemberitaan yang positif dan mendukung proses demokrasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu. Dengan demikian, Pemilu bukan hanya tanggung jawab KPU atau pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *