Foto: Tumpukan Minyak Solar di tutupi pakai Terpal, didesa Meok pada hari jumat, (19/1/24).
Desas-Desus Penyalahgunaan Minyak Solar Subsidi di Pulau Enggano Libatkan Oknum ASN
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Pulau Enggano, sebuah pulau yang eksotis di Kabupaten Bengkulu Utara, belakangan ini diramaikan oleh desas-desus mengenai dugaan praktik jual-beli minyak solar subsidi yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). Kasus ini mencuat setelah ada laporan bahwa sejumlah minyak solar subsidi yang seharusnya untuk kebutuhan masyarakat di pulau tersebut diduga dijual kepada perusahaan yang sedang melakukan proyek di Desa Meok hingga Ke-banjar, Kecamatan Pulau Enggano.
Narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa minyak solar tersebut tiba di Pulau Enggano sekitar lima hari yang lalu. Mereka menemukan tumpukan minyak solar yang ditutupi terpal di Basecamp proyek yang dikerjakan oleh perusahaan tertentu. Hal ini menjadi sorotan publik karena seharusnya minyak subsidi tersebut digunakan untuk kebutuhan masyarakat, bukan untuk kepentingan perusahaan.
Upaya konfirmasi langsung kepada Camat Enggano, Susianto, pada Jumat (19/1/24) melalui telepon selulernya menghasilkan jawaban yang cukup mengejutkan. Ketika dimintai keterangan mengenai kepemilikan minyak solar di depan Basecamp PT Rimbo, Camat Enggano menolak memberikan informasi secara rinci dan mengatakan bahwa ia tidak mengetahui kepemilikan barang tersebut. Sebagai alternatif, ia mengundang pihak wartawan kantor-berita.com atau siapapun yang ingin mengetahui kejelasan masalah ini untuk datang langsung ke Pulau Enggano.
Foto: Tumpukan Minyak di depan Basecamp di tutupi pakai terpal, Jumat, (19/1/24)
“Saya No Comment, kalau mau jelasnya silahkan datang kesini (Enggano), dan akan saya sampaikan,” kata Camat Enggano Susianto melalui pesan WhatsApp.
Pernyataan tersebut menimbulkan banyak tanda tanya di kalangan masyarakat, karena seharusnya seorang camat memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk memberikan penjelasan terkait masalah di wilayahnya. Keterangan yang bersifat merahasiakan malah semakin memperkuat spekulasi dan kecurigaan terhadap oknum ASN yang diduga terlibat dalam penjualan minyak solar subsidi.
Camat Enggano Susianto menambahkan bahwa seluruh minyak yang ada di Pulau Enggano seharusnya untuk masyarakat. Meskipun demikian, kejadian ini menunjukkan adanya pelanggaran terhadap penyaluran minyak subsidi yang seharusnya diawasi dengan ketat untuk memastikan bahwa manfaatnya benar-benar diterima oleh masyarakat setempat.
Kejadian ini menciptakan swasangka di tengah-tengah masyarakat Pulau Enggano yang merasa dirugikan akibat dugaan penyalahgunaan minyak solar subsidi oleh oknum ASN. Untuk mengungkap kebenaran dan memberikan kepastian hukum, diharapkan pihak berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan praktik jual-beli minyak solar subsidi yang melibatkan oknum ASN di Pulau Enggano. (**)
SMKN 2 Bengkulu Tengah Edukasi Siswa Cegah Bullying dan Kekerasan Anak, Libatkan Para Pihak Daerah BENGKULU – SMKN 2 Bengkulu Tengah bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan…
Kepala SDN 78 Seluma Buka Suara soal Revitalisasi Gedung, Ini Penjelasan Perubahan Pekerjaannya SELUMA, BENGKULU – Kepala SD Negeri 78 Seluma, Malihan Suarni, S.Pd., memberikan penjelasan terkait pelaksanaan proyek revitalisasi…
Sukses Jadi Tuan Rumah Event Voli Asia, FPPI Kalbar Minta Transparansi Anggaran Kantor-Berita.Com, Pontianak|| Keberhasilan Kalimantan Barat menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan bola voli berskala nasional hingga internasional dalam dua…
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…