Pentingnya Keterlibatan Ketua RT: Arif Gunadi Ingatkan Warga Kota Bengkulu untuk Bayar PBB Tepat Waktu
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Ketua RT memegang peran yang signifikan sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang memiliki kontak langsung dengan masyarakat. Salah satu tugas utama mereka adalah mendistribusikan kopelan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) – Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Namun, tugas ini tidak datang tanpa imbalan, karena mereka mendapatkan insentif dari Pemerintah Kota Bengkulu.
Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, mengingatkan para ketua RT untuk memainkan peran aktif dalam memberikan pengingat kepada masyarakat dan pelaku usaha sebagai wajib pajak untuk membayar PBB. Arif menyampaikan hal ini dalam sambutannya saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Kandang Mas pada Rabu (17/1/24).
BACA JUGA: PBB Kota Bengkulu Patok PAD Naik Dua Kali Lipat pada 2024
Dalam kesempatan tersebut, Arif juga mengajak wajib pajak untuk mematuhi kewajiban membayar PBB. “PBB ini salah satu Penerimaan Asli Daerah (PAD) kita dan sangat berpengaruh dalam pembangunan di Kota Bengkulu serta untuk membiayai semua program Pemerintah Kota Bengkulu,” ujarnya Arif didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Eka Rika Rino, Asisten II Sehmi, Staf Ahli Walikota Rosminiarty, Camat Kampung Melayu, dan Lurah Kandang Mas.
Arif menyampaikan bahwa pada tahun 2023, target PBB baru tercapai 60 persen atau sekitar Rp 12 miliar, “Ini menunjukkan bahwa masih banyak potensi PBB yang belum kita sentuh, dan masih ada yang belum membayar PBB tepat waktu, PBB ini adalah kewajiban, Apalagi target untuk tahun 2024 naik 2 kali lipat, Oleh karena itu ini adalah suatu tantangan yang harus kita laksanakan,” tambah Arif.
BACA JUGA: Bengkulu Tengah Gencar Sosialisasikan Pajak PBB-P2 untuk Meningkatkan PAD
Selanjutnya, Arif menjelaskan bahwa pemkot tidak mungkin melakukan penagihan PBB sendiri melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Oleh karena itu, Pemerintah Kota membutuhkan keterlibatan dan bantuan ketua RT setempat untuk membantu mendistribusikan kopelan SPPT.
Untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bengkulu dari sektor PBB pada tahun 2024 yang naik 2 kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi Rp 46 miliar, Arif menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini menjadi bagian integral dari upaya bersama untuk mendukung pembangunan dan memastikan keberlanjutan program-program kota. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











