Foto: Anggota KPU Bengkulu Dodi Hendra Supiarso pada saat jadi narasumber Training Of Trainers Fasilitator Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, acara berlangsung di Hotel Mercure pada Selasa (16/1/2024).
Tata Kerja Kode Etik dan Model Tahapan: Focus Materi Hari Kedua ToT Pembentukan KPPS
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Hari kedua Rapat Koordinasi Monitoring Pembentukan KPPS dan Training Of Trainers Fasilitator Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu pada Selasa (16/1/2024) menampilkan agenda yang beragam, dimulai dengan pemaparan materi oleh Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Dodi Hendra Supiarso, dan Sarjan Efendi. Acara tersebut dikelola oleh Kasubbag Hukum dan SDM, Hafiz Umar, yang bertindak sebagai moderator.
Dalam sesi pemaparan, Dodi Hendra Supiarso fokus menjelaskan tentang Modul Pelatihan dan Modul Tata Kerja, Kode Etik, serta Kode Perilaku KPPS. Materi ini dirancang untuk memberikan panduan dan pemahaman yang mendalam kepada para fasilitator yang akan bertanggung jawab melatih KPPS di berbagai daerah. Selain itu, Dodi hendaknya mampu membimbing para calon KPPS dalam menjalankan tugas mereka dengan baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Foto: Rapat Koordinasi Monitoring Pembentukan KPPS dan Peserta Training Of Trainers Fasilitator Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, kegiatan berlangsung di hotel Mercure pada Selasa (16/1/2024).
Sementara itu, Sarjan Efendi menyampaikan materi terkait Model Tahapan Pemungutan Suara dan Modul Penghitungan Suara oleh KPPS. Ini merupakan aspek penting dalam proses pemilihan umum, di mana setiap langkah harus dilaksanakan dengan teliti dan akurat untuk memastikan keabsahan dan keberhasilan pemilu. Penjelasan ini melibatkan berbagai prosedur teknis yang harus diikuti oleh KPPS selama proses pemungutan dan penghitungan suara.
Selain pemaparan materi, acara juga diramaikan dengan sesi diskusi tanya jawab, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau berbagi pengalaman terkait tugas mereka sebagai fasilitator atau calon KPPS. Diskusi ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta dan memecahkan berbagai kendala yang mungkin mereka hadapi.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan pelaksanaan pretest dan postest kepada peserta kegiatan. Tujuan dari uji pretest dan postest ini adalah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah menerima materi pelatihan. Dengan demikian, panitia dapat mengevaluasi efektivitas penyampaian materi dan menyesuaikannya jika diperlukan.
Sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, panitia juga menyelenggarakan pembagian doorprize, menambahkan elemen keceriaan dan kejutan pada acara tersebut. Doorprize ini diharapkan dapat meningkatkan semangat peserta dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan dan meriahkan suasana rapat koordinasi. (**)
Sukses Jadi Tuan Rumah Event Voli Asia, FPPI Kalbar Minta Transparansi Anggaran Kantor-Berita.Com, Pontianak|| Keberhasilan Kalimantan Barat menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan bola voli berskala nasional hingga internasional dalam dua…
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…