Arif Gunadi Pimpin Rakor Kesehatan: Persiapan Kota Bengkulu Menghadapi Cuaca Ekstrem

Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Puskesmas Kota Bengkulu
Foto: Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Puskesmas Kota Bengkulu Yang di Pimpin oleh Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi, pada hari kamis, (11/1/24).

Arif Gunadi Pimpin Rakor Kesehatan: Persiapan Kota Bengkulu Menghadapi Cuaca Ekstrem

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, beserta jajaran pejabat terkait seperti Pj Sekda Eka Rika Rino, Asisten I Eko Agusrianto, Asisten III Tony Elfian, dan Plt Kepala Dinkes Joni Haryadi Thabrani, mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh kepala puskesmas di Kota Bengkulu. Rapat ini dihelat di ruang rapat Balai Kota Merah Putih pada Kamis (11/1) dengan tujuan utama membahas kesiapsiagaan puskesmas dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, mengingat perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit.

Dalam kesempatan tersebut, Arif Gunadi menekankan pentingnya kesiapsiagaan puskesmas dan peran aktif mereka dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tindakan pencegahan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi.

BACA JUGA: Dinkes Kota Bengkulu Siap Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara 2023

“Persoalan ini terutama berkaitan dengan perubahan cuaca dan dampak kesehatan yang mungkin timbul akibatnya,” Ujar Arif.

Pj Sekda Eka Rika Rino, Asisten I Eko Agusrianto, dan Asisten III Tony Elfian juga turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi ini, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan upaya kesehatan yang lebih baik di Kota Bengkulu.

PLT Kepala Dinkes, Joni Haryadi Thabrani, mengimbau kepada masyarakat agar turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, sebagai langkah preventif menghadapi potensi banjir di wilayah Kota Bengkulu.

BACA JUGA: Kota Bengkulu Raih Penghargaan “Kota Sangat Inovatif” di Innovative Government Award 2023

“Terkadang Penyebab banjir di kota tersebut seringkali disebabkan oleh saluran air yang tersumbat akibat sampah dan rumput liar,” Tegas Joni.

Dalam menghadapi perubahan musim, Joni memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti atau gotong royong membersihkan saluran air. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan sekitar.

Dinkes Kota Bengkulu juga mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) selama tahun 2023, yang terkonfirmasi sebanyak 48 kasus. Meskipun angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencatat 117 kasus.

BACA JUGA: Mencegah DBD dengan PHBS: Langkah Efektif Melawan Penyakit dan Menjaga Kesehatan

“Kita Selalu ingatkan warga, bahwa musim penghujan dapat meningkatkan risiko kasus DBD,” Jelas Joni.

Pihak Dinkes tetap berkomitmen untuk melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi di fasilitas kesehatan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini merupakan langkah proaktif untuk menghadapi potensi risiko kesehatan yang dapat muncul seiring dengan perubahan musim. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *