Menteri Tito Karnavian Pimpin Rakor Pengendalian: Kota Bengkulu Perkuat Aksi Pengendalian Inflasi

Rakor Pengendalian Inflasi
Foto: Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Menteri Tito Karnavian Pimpin Rakor Pengendalian: Kota Bengkulu Perkuat Aksi Pengendalian Inflasi

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Asisten II Pemerintah kota (Pemkot) Bengkulu Sehmi, bersama Staf Ahli bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Rosminiarty serta jajaran Pemkot terkait lainnya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual dari ruang Monitoring Center (Moncen), kantor Diskominfo pada Senin (08/1/24), Rakor ini menyoroti langkah-langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan menciptakan stabilitas ekonomi di Kota Bengkulu.

Turut hadir secara virtual, sejumlah pejabat tinggi pemerintahan, termasuk Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, Deputi III Bidang Perekonomian, Kantor Staf Presiden, Edy Priono, dan beberapa tokoh strategis lainnya.

BACA JUGA: Tahun 2023 Inflasi di Kota Bengkulu Mencapai 3,09 Persen, Khusus Desember 0,24 Persen

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan optimisme terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menduduki posisi terhormat di urutan ke-52 dari 186 negara dengan inflasi terendah. Penurunan tingkat inflasi dari 2,86% pada November 2023 menjadi 2,61% pada Desember 2023 menunjukkan keberhasilan dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Tito menekankan pentingnya menjaga stabilitas sektor transportasi dan rekreasi di bulan Januari untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Fokus pada sektor makanan, minuman, dan tembakau diharapkan dapat meminimalisir risiko inflasi yang berlebihan.

Plt Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melaporkan bahwa sepanjang tahun 2023, 50 kota mengalami inflasi di atas rata-rata nasional, sedangkan 40 kota mengalami inflasi di bawah atau setara dengan rata-rata nasional. Adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam ras, memengaruhi perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Antisipasi Inflasi Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Untuk Kota Bengkulu, upaya sinergis Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bengkulu tampak dalam realisasi program tanam perdana cabai merah dan peluncuran toko pangan ado galo. Program ini diinisiasi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mengendalikan harga komoditas, khususnya cabai merah.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, menyatakan bahwa program tanam cabai merah dan peluncuran toko pangan ado galo merupakan bagian dari gerakan nasional pengendalian inflasi di Kota Bengkulu. Cabai merah, yang sering menjadi pemicu inflasi, menjadi fokus utama dalam upaya ini.

Juda menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan pangan dalam situasi inflasi global yang tinggi. Ia melibatkan masyarakat dengan mengajak mereka menanam cabai merah di pekarangan rumah, menciptakan sumber pangan yang dapat diandalkan dan mengurangi ketergantungan pada pembelian.

BACA JUGA: Inflasi November 2023 Capai 2,86%: Kenaikan Harga Berdampak pada Berbagai Sektor Pengeluaran di Indonesia

“Gerakan ini juga melibatkan toko pangan ado galo yang menyediakan bahan-bahan kebutuhan pokok melalui kerja sama antara Bulog, Bank Indonesia, dan pemda,” tambah Juda.

Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menyampaikan bahwa Pemkot bersama para stakeholder telah melakukan serangkaian gerakan untuk menekan angka inflasi di Kota Bengkulu. Operasi pangan murah, pengajakan masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam, dan kegiatan lainnya menjadi bagian dari upaya masif untuk menanggulangi inflasi.

“Melalui operasi pangan murah di berbagai kelurahan dan ajakan kepada masyarakat untuk menanam cabai, sayuran, dan lainnya, kita berusaha secara aktif menekan angka inflasi di Kota Bengkulu,” ungkap Arif. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Mangcek
Foto: MCKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *