100 Hari Kerja Wali Kota Pontianak: Edi Kamtono dan Bahasan Fokus Realisasi Program Prioritas
KBRN1, PONTIANAK|| Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan Wakil Wali Kota, Bahasan, resmi menyiapkan program kerja 100 hari pertama setelah dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang cepat dan terukur bagi masyarakat Kota Pontianak.
Saat ini, Edi Rusdi Kamtono sedang mengikuti retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025, Sementara itu Bahasan telah kembali ke Pontianak untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, menghadiri agenda resmi, serta memimpin rapat-rapat penting di lingkungan Pemerintah Kota.
BACA JUGA: Tjhai Chui Mie Walikota Singkawang Tunda Retret di Akmil Magelang, Patuhi Instruksi Partai
“Kami siap bekerja merealisasikan visi dan misi yang telah kami janjikan, Setelah retret di Magelang, kami akan langsung fokus pada program 100 hari kerja,” ujar Bahasan, Jumat (21/2/25).
Bahasan menjelaskan bahwa program 100 hari kerja dirancang berdasarkan visi dan misi yang disampaikan saat kampanye. Program ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata dan langsung bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.
BACA JUGA: Pemkot Pontianak Peduli, Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Banjir di Mempawah
Berikut tujuh program prioritas 100 hari kerja yang akan dijalankan oleh Wali Kota Edi Rusdi Kamtono dan Wakil Wali Kota Bahasan: Penyediaan Makanan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah dan Pesantren, Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC), Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Ekonomi, Penanganan Genangan dan Drainase Kawasan, Penambahan Kuota Insentif Guru Mengaji dan Fardhu Kifayah, Peningkatan Insentif Operasional RT/RW, Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis (TBC).
“Semua program ini telah kami rancang dengan matang, Begitu selesai retret, kami langsung bekerja untuk memastikan program-program ini terealisasi secara bertahap,” jelas Bahasan.
BACA JUGA: KKPI dan Pemkot Pontianak Hidupkan Pasar Nipah Kuning: Optimalkan Potensi Ekonomi Lokal
Bahasan menegaskan bahwa program 100 hari kerja bukan berarti semua target akan selesai dalam waktu singkat. Sebagian program akan berjalan secara bertahap, disesuaikan dengan proses administrasi, penganggaran, dan pelaksanaan teknis di lapangan.
“Intinya, setelah kami dilantik dan menyelesaikan retret di Magelang, kami akan langsung bergerak cepat, Namun program yang lebih kompleks akan terus berjalan sebagai bagian dari agenda pembangunan jangka panjang,” Imbuh Bahasan.
BACA JUGA: Pelindo Pontianak Adakan Pelatihan Sertifikasi Halal untuk UMKM Tingkatkan Daya Saing Produk
Selain program 100 hari kerja, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak juga telah menyiapkan 25 program prioritas yang akan dijalankan selama masa kepemimpinan mereka, Peningkatan kualitas layanan pendidikan, Pengembangan Infrastruktur Kota, Penguatan Ekonomi Lokal, Lingkungan dan Kebersihan, Peningkatan Kesehatan Masyarakat.
“Program-program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup warga Pontianak, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun infrastruktur,” Tutur Bahasan. (**)
Editor: (One) Share
Pewarta: Yan’S











