Wali Kota Bengkulu Larang Pengemis, Sebut: Bantuan Sosial Bagi Warga Miskin Sudah Tersedia

Pengemis di Kota Bengkulu
Foto: Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat, memeluk salah satu pengemis dikota bengkulu setelah dinasehati oleh Walikota, pada ahri Jumat, (07/3/25), (Ft/Ist).

Wali Kota Bengkulu Larang Pengemis, Sebut: Bantuan Sosial Bagi Warga Miskin Sudah Tersedia

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Saat memberikan arahan kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bundaran Fatmawati (Simpang Lima) usai meninjau taman dan air mancur di kawasan tersebut, sebuah momen mengharukan terjadi. Seorang pengemis tua duduk di trotoar, tepat di depan Dedy, seolah memperhatikan dan menyimak pembicaraan sang wali kota.

Melihat keberadaan pengemis itu, Dedy langsung mendekatinya dan mengajaknya berbicara. Ia tak ingin ada masyarakat Kota Bengkulu yang hidup mengemis di jalanan, terutama ketika pemerintah memiliki banyak program bantuan sosial yang dapat membantu warga yang kurang mampu.

BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Luncurkan Program 4 in 1 untuk Ahli Waris ASN

Saat menyadari ada seorang wanita lansia, yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun, tengah duduk meminta-minta, Dedy tanpa ragu menghampirinya. Dengan nada lembut tetapi tegas, ia menyampaikan pesan agar wanita itu tidak lagi mengemis di jalanan.

“Ibu, kenapa mengemis? Ibu tidak boleh mengemis, Sekarang ibu pulang, ya,” ujar Dedy sambil mengeluarkan uang dari saku jaketnya dan memberikannya kepada pengemis tersebut.

BACA JUGA: Wabup Bengkulu Utara Sumarno Berikan Bantuan logistik Kepada Korban Banjir

Mendengar ucapan sang wali kota, wanita itu terlihat terharu. Ia bahkan memeluk Dedy sebelum pergi meninggalkan lokasi. Wali kota pun memastikan bahwa jika wanita tersebut mengalami kesulitan ekonomi, ada banyak cara yang lebih baik daripada mengemis.

“Kalau ibu tidak punya beras, kasih tahu RT, Nanti ada yang mengantarkan beras ke rumah, Kalau sakit ada BPJS gratis, Jangan lagi meminta-minta di jalanan, Itu tidak boleh,” lanjutnya dengan nada penuh perhatian.

BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Bawakan Barbershop di Sekolah, Solusi Humanis Gantikan Razia Rambut

Tak lama setelah pengemis pertama pergi, seorang pengemis lain yang lebih tua datang menghampiri Dedy. Ia menyapa wali kota dengan penuh harapan. Namun, tanpa menunggu lama, Dedy juga menyuruhnya pulang setelah memberinya sedikit uang.

Kepada wartawan yang mewawancarainya setelah kejadian itu, Dedy menegaskan bahwa Kota Bengkulu tidak boleh lagi dipenuhi dengan gelandangan dan pengemis. Ia menyebut bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai program bantuan yang dapat membantu masyarakat yang kesulitan ekonomi tanpa harus mengemis.

BACA JUGA: Dinsos Kota Bengkulu Menerima Kunjungan Dinsos Bengkulu Selatan, Melihat Langsung Pelayanan Sosial Rumah Singgah Khairunnisa

“Kalau masih ada gelandangan dan pengemis di Kota Bengkulu, maka akan kami tindak tegas,” ujar Dedy.

Dedy menekankan bahwa masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi tidak perlu mengemis di jalanan. Sebab, Pemerintah Kota Bengkulu sudah memiliki banyak program bantuan sosial untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

BACA JUGA: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Akomodir Keluh Kesah Warga Dengan Membagikan Nomor WA

“Sekarang kalau ada yang mengemis, kita harus tanya dulu apa masalahnya? Misalnya kalau masalahnya karena tidak punya beras, kan bisa minta ke BazNas, Kalau ada keluarga yang sakit dan tidak punya biaya untuk berobat, tinggal urus BPJS gratis Semua sudah kami sediakan,” jelas Dedy.

Ia menambahkan bahwa pemerintah memiliki berbagai skema bantuan sosial, termasuk Bantuan Sosial dari BazNas, Program BPJS Kesehatan Gratis, serta bantuan sembako bagi warga tidak mampu. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi warga untuk mengemis, karena pemerintah siap membantu mereka dengan cara yang lebih terhormat. (One).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *