Wabup Mukomuko Pimpin Rakor Tangani KLB Demam Berdarah

DBD Mukomuko
Foto: Wakil Bupati Mukomuko, Wasri (Kerudung Coklat) pada saat memimpin Rapat koordinasi Tangani Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah di kabupaten Mukomuko, Rakor Berlangsung di Aula Lt.II Kantor Bapelitbangda pada hari Selasa, (30/4/24).

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO||  Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, menghadiri dan secara resmi membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang ditujukan untuk mengatasi potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Mukomuko. Acara ini diadakan di Aula Lt.II Kantor Bapelitbangda pada hari Selasa, tanggal 30 April 2024.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda), anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mukomuko menyampaikan bahwa telah terjadi peningkatan signifikan dalam kasus DBD di daerah tersebut, dengan 265 kasus tercatat dari Januari hingga April 2024, yang mengakibatkan dua kematian. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat 126 kasus dengan lima kematian. Menyusul peningkatan kasus ini, pemerintah kabupaten menetapkan status KLB DBD di Kabupaten Mukomuko.

“Penetapan KLB ini merupakan langkah kami untuk menanggapi serius peningkatan kasus DBD yang sangat tinggi,” ujar Wasri. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mengatasi masalah DBD ini.

Wakil Bupati menekankan bahwa pencegahan penyakit DBD tidak hanya melibatkan pemberantasan jentik nyamuk Aedes aegypti, namun juga perlu dilakukan kebersihan lingkungan yang komprehensif.

“Untuk memerangi Aedes aegypti, kita perlu melakukan pembersihan rutin di tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi dan ember, Tutup rapat tempat penampungan air, rapikan barang-barang yang tidak digunakan atau kuburkan, taburkan bubuk abate untuk membunuh jentik-jentik nyamuk, serta bersihkan kamar dan hindari penumpukan pakaian yang digantung untuk mengurangi jumlah nyamuk di dalam rumah,” jelas Wasri.

Lebih lanjut, Wasri mengumumkan akan mengaktifkan kembali program Jumat Bersih serta meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih sebagai upaya pencegahan DBD.

Inisiatif ini diharapkan dapat memotivasi warga Mukomuko untuk lebih proaktif dalam mengelola lingkungan mereka guna mencegah berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD. Dengan kolaborasi dan komitmen dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan upaya penanggulangan DBD ini bisa membuahkan hasil yang signifikan, mengurangi angka kejadian, dan pada akhirnya, mengeliminasi potensi wabah DBD di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Wasri mengakhiri sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dan berpartisipasi aktif dalam upaya-upaya yang telah diprogramkan.

“Mari kita semua bersatu, bekerjasama dengan serius untuk mengatasi masalah DBD, menjaga kebersihan dan melaksanakan setiap upaya yang dapat mencegah penyebaran penyakit ini lebih lanjut,” tutup Wasri. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *