Tanah Longsor Sebabkan Rumah Warga di Kuto Rejo Kepahiang, Ambruk Saat Hujan Lebat

Tanah Longsor Kuto Rejo Kepahiang
Foto: Tanah Longsor Sebabkan Rumah Warga di Kuto Rejo Kepahiang, Ambruk Saat Hujan Lebat

Tanah Longsor Sebabkan Rumah Warga di Kuto Rejo Kepahiang, Ambruk Saat Hujan Lebat

KANTOR-BERITA.COM, KEPAHIANG – Hujan lebat yang terus-menerus mengguyur Kabupaten Kepahiang beberapa hari terakhir telah menimbulkan masalah serius di Desa Kuto Rejo, Kecamatan Kepahiang. Pada Minggu (14/1/2024), satu unit rumah warga mengalami ambruk akibat tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Sofian, pemilik rumah yang terkena dampak, menceritakan kronologi kejadian. Pada malam Sabtu sekitar pukul 20:30 WIB, teras rumah dan sebagian jalan di depan rumahnya mulai ambruk. Kemudian, pada hari Minggu sekitar pukul 18:30 WIB, rumah tersebut akhirnya ambruk sepenuhnya. Beruntung, saat kejadian Sofian tidak berada di rumah karena sedang bekerja sebagai sopir travel. Hanya istri dan anaknya yang berada di rumah, namun berhasil dievakuasi tanpa mengalami luka.

“Saat teras dan rumah ambruk, istri dan anak sudah mengevakuasi barang-barang di dalam rumah,” ungkap Sofian dengan rasa syukur.

Sopian telah tinggal di Perumahan Barokah Perdana selama dua tahun. Selama tinggal di sana, tidak ada kejadian yang signifikan yang menimpa rumahnya. Namun, beberapa hari ini, hujan deras yang terus-menerus mengguyur daerah tersebut menjadi penyebab utama ambruknya rumahnya.

“Pada beberapa hari terakhir ini hujan deras terus mengguyur daerah kami, Hal inilah yang membuat rumah ambruk karena tanah di sekitar teras dan jalan mulai terkikis,” jelas Sofian.

Akibat kejadian ini, Sofian dan keluarganya harus mengungsi ke rumah teman di Perumahan Barokah Perdana atau di sekitar lokasi ambruknya rumah mereka. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran dan kebutuhan mendesak bagi keluarga tersebut. Pihak berwenang dan masyarakat setempat diharapkan dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada keluarga ini yang sedang menghadapi cobaan sulit ini.

Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi pemerintah setempat untuk lebih serius dalam menangani dampak cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, yang dapat menyebabkan tanah longsor dan merusak infrastruktur. Pencegahan dan mitigasi bencana harus menjadi prioritas untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan warga setempat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *