Solusi di Tengah Kenaikan Harga Beras Premium, Pemerintah Imbau Konsumsi Produk Bulog

Operasi Pasar Murah
Foto: Ilustrasi

Solusi di Tengah Kenaikan Harga Beras Premium, Pemerintah Imbau Konsumsi Produk Bulog

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Dalam menghadapi situasi terkini di mana harga beras premium lokal mengalami kenaikan signifikan, Pemerintah Kota Bengkulu mengajak masyarakatnya untuk mempertimbangkan beras Bulog sebagai pilihan konsumsi. Kenaikan harga beras premium terjadi sejalan dengan penundaan waktu panen raya tahun ini, yang secara tidak langsung mempengaruhi ketersediaan dan harga beras di pasaran.

Bulog telah mempersiapkan diri dengan menyediakan beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan beras komersial, yang ditujukan sebagai opsi pengganti bagi konsumen.

BACA JUGA: Penyaluran Bantuan Beras bagi KPM di Kabupaten Lebong Dimulai Bulan Februari

“Mengingat terjadinya kenaikan harga beras, kami mengarahkan warga untuk mulai mengonsumsi beras Bulog, terutama beras SPHP,” ungkap Erika Ariesanti, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin) Kota Bengkulu pada hari Jumat, 1 Maret 2024.

Beras SPHP yang disediakan Bulog tersedia dalam dua jenis kualitas, yakni premium dan medium, dengan harga eceran tertinggi (HET) untuk satu karung beras berat bersih 5 Kg sebesar Rp57.500. Harga tersebut bahkan lebih terjangkau di Hypermart, di mana beras dijual dengan harga Rp54.500.

Erika menambahkan, “Jika masyarakat merasa harga beras saat ini terlalu tinggi, mereka bisa memilih untuk membeli beras Bulog di warung atau toko-toko yang telah terdaftar resmi oleh Bulog.”

BACA JUGA: Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Jelaskan Mengenai Lonjakan Harga Beras

Ditambahkan oleh Erika, apabila masyarakat menemukan pedagang yang menjual beras SPHP dengan harga di atas HET Rp57.000, mereka diharapkan untuk segera melaporkan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian dengan menyertakan foto dan bukti pendukung lainnya.

“Beras SPHP ini, seharusnya tidak dijual dengan harga di atas HET yang telah ditetapkan,” terang Erika.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, juga menekankan pentingnya masyarakat untuk mulai beralih ke beras Bulog. Zulhas menyatakan bahwa beras yang disalurkan oleh Bulog tidak hanya enak tetapi juga berkualitas baik, sehingga layak menjadi alternatif bagi masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur Rohidin Pastikan Stok Beras Mencukupi: Operasi Pasar Murah sebagai Langkah Preventif

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi pasar yang terjadi dan sebagai upaya untuk memberikan solusi yang terjangkau bagi masyarakat di tengah kenaikan harga beras premium. Dengan adanya opsi beras Bulog, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan akses terhadap pangan yang terjangkau tanpa harus mengorbankan kualitas.

Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus memantau situasi pasar dan bekerja sama dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan beras berkualitas dengan harga yang wajar. Kebijakan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Kesadaran masyarakat untuk memilih beras yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas bisa menjadi langkah positif dalam mengelola pengeluaran rumah tangga, terutama di masa ketidakpastian ekonomi. Pilihan untuk beralih ke beras Bulog, khususnya beras SPHP, merupakan salah satu strategi adaptasi yang bijak dalam menghadapi fluktuasi harga pangan.

BACA JUGA: Bantuan Beras CPP Kota Bengkulu: Masyarakat Merasakan Dampak Positifnya

Dengan terjaganya stabilitas pasokan dan harga pangan, diharapkan masyarakat dapat terus menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan tanpa kekhawatiran berlebih terhadap inflasi harga bahan pokok. Inisiatif Pemerintah Kota Bengkulu dan Bulog dalam menyediakan alternatif beras berkualitas dengan harga yang terjangkau ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat untuk terus menikmati hidangan sehari hari yang sehat dan lezat tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, langkah-langkah ini diambil dengan harapan besar agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus menjaga keseimbangan pasar dan stabilitas ekonomi lokal. Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya ini dengan memanfaatkan pilihan yang disediakan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *