Rumah Sakit Harapan dan Doa Siapkan Penambahan 40 Kamar Tempat Tidur

Penambahan
Foto: Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD), dr. Lista Cerlyviera, MM.

Rumah Sakit Harapan dan Doa Siapkan Penambahan 40 Kamar Tempat Tidur

KANTOR-BERITA.COM, KOTABENGKULU||  Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) di Kota Bengkulu akan segera merealisasikan penambahan tempat tidur pasien yang telah direncanakan sejak tahun 2023. Ruang Madinah di rumah sakit tersebut sudah disiapkan dengan kapasitas 40 kamar tidur, menurut Direktur RSHD, dr. Lista Cerlyviera, MM.

“Kami telah menyiapkan Ruang Madinah untuk 40 kamar, saat ini hanya menunggu kedatangan tempat tidur yang telah kami pesan,” jelas dr Lista.

”Penambahan tempat tidur ini bukan respons terhadap peningkatan kasus DBD saat ini, namun sudah menjadi bagian dari perencanaan kami sejak tahun lalu.” Terang dr Lista.

Rencana ini dikonfirmasi oleh Lista bahwa di bulan Mei, Ruang Madinah diperkirakan sudah dapat dimanfaatkan untuk menampung pasien. Saat ini, kapasitas tempat tidur di RSHD memang sudah maksimal dengan 138 tempat tidur yang tersedia sudah terisi penuh, termasuk 26 pasien dengan Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Hari ini, dari total 138 tempat tidur yang kami miliki, 26 diantaranya diisi oleh pasien DBD,” kata Lista.

”Kami tetap melayani semua pasien, khususnya mereka yang memerlukan perawatan inap seperti pasien DBD, Jika ruangan penuh, kami menawarkan mereka untuk tetap mendapat perawatan di ruang IGD, tempat kami menyediakan ruang Antara dan ruang Observasi sementara, sampai ada pasien yang selesai rawat inap dan kamar tersedia lagi.”

Menurut Lista, biasanya pada bulan Mei, jumlah kasus DBD cenderung menurun. Sebagian besar pasien yang masih dalam perawatan sudah dalam fase penyembuhan dan segera beralih ke perawatan jalan, sehingga kapasitas tempat tidur yang ada masih mencukupi untuk menampung pasien yang sedang menunggu di IGD.

“Kami memantau bahwa tren DBD biasanya mulai menurun pada bulan Mei, Saat ini ada tiga pasien yang masih tertahan di IGD di ruang Antara, semuanya adalah pasien DBD, yang sedang menunggu ketersediaan kamar,” lanjut Lista.

Hal ini menunjukkan komitmen RSHD dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat kesehatan, serta memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan perawatan yang memadai dan tepat waktu. Dengan penambahan tempat tidur ini, RSHD berharap dapat lebih efektif dalam mengelola aliran pasien, khususnya dalam menghadapi penyakit musiman seperti DBD yang kerap meningkat pada beberapa periode tertentu di daerah tersebut. Ini merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi kebutuhan medis yang berkembang dan memastikan bahwa fasilitas kesehatan dapat memenuhi permintaan perawatan dari masyarakat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *