PKK Kelurahan Kandang Jadi Pilot Project Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana di Kota Bengkulu
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pokja IV TP-PKK Kota Bengkulu menandai keberhasilannya setelah PKK Kelurahan Kandang berhasil lolos verifikasi sebagai pilot project Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana, dengan fokus pada mewujudkan Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur (PUS). Esti Sorena, Ketua Bidang VI PKK Kota Bengkulu, mengumumkan prestasi ini dan menggarisbawahi pentingnya upaya bersama untuk mencapai tujuan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kota Bengkulu.
“Setiap kecamatan mengirimkan satu pilot project, dan kita memilih Kelurahan Kandang yang diusulkan oleh Kecamatan Kampung Melayu untuk dijadikan perwakilan dalam verifikasi. Kelurahan Kandang terpilih sebagai pilot project yang akan dikirim ke tingkat provinsi, dan jika berhasil, akan menjadi percontohan di tingkat nasional,” ungkap Esti Sorena.
Proses seleksi ini melibatkan evaluasi dan pemilihan dari 9 kecamatan yang terlebih dahulu melakukan sosialisasi di masyarakat. Setiap kecamatan memiliki kesempatan untuk mengirimkan satu kelurahan sebagai perwakilan dalam pilot project ini. Salah satu kriteria pemilihan adalah tingkat partisipasi pasangan usia subur (PUS) dalam program Keluarga Berencana (KB) dan angka pernikahan di bawah umur. Kelurahan Kandang dipilih karena memiliki tantangan khusus terkait angka partisipasi KB dan tingginya angka pernikahan di bawah umur.
Sebelumnya, PKK Kota Bengkulu telah melakukan sosialisasi di seluruh kecamatan, mengumpulkan data terkait partisipasi KB dan kondisi pernikahan di bawah umur. Kelurahan Kandang menjadi fokus karena angka pasangan ber-KB di sana masih minim, sementara angka pernikahan di bawah umur cukup tinggi. Dengan pendekatan inovatif bernama ‘MARKIBE (Maro Kito Ber-KB)’, PKK Kota Bengkulu bekerja sama dengan PKK Kecamatan dan PKK Kelurahan untuk melaksanakan kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada ibu-ibu melalui kelompok dasawisma dan arisan RT. Tujuannya adalah meningkatkan partisipasi pasangan usia subur dalam program KB di Kelurahan Kandang.
Esti menjelaskan bahwa tim satgas MARKIBE terdiri dari perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Pendekatan ini dipilih agar program ini lebih dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat setempat. Edukasi dan penyuluhan dilakukan melalui pertemuan kelompok arisan RT dan kelompok dasawisma, sehingga peserta KB PUS di Kelurahan Kandang dapat meningkat.
” Program ini dijalankan melalui Tim Satgas dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuka agama, sehingga akan lebih efektif dan tersosialisasi langsung ke pada masyarakat, kita berharap Pilot Projec ini adalah langkah astisifatif dalam mengurangi pernikahan di Usia Dini dan dapat mewujudkan keluarga sehat tanggap dan Tangguh, Khusunya memfokuskan pada keluarga sehat pasangan Usia Subur. ” Ujar Esti.
Esti berharap bahwa prestasi PKK Kelurahan Kandang ini dapat membawa keberhasilan hingga tingkat nasional. Dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, PKK Kota Bengkulu berupaya menjadi yang terbaik dan berkompetisi dengan PKK dari daerah lain. Jika berhasil, program MARKIBE akan disosialisasikan dan diadopsi di seluruh kota, memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan partisipasi keluarga di program Keluarga Berencana dan menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera di Kota Bengkulu. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek











