Pentingnya Peran Kelurahan dalam Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Bengkulu
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan pentingnya peran Kelurahan dalam penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Kota Bengkulu, Keberadaan kampung keluarga berkualitas merupakan strategi pemerintah dalam melakukan pemberdayaan masyarakat ditingkat kelurahan dalam meningkatkatkan kualitas hidup masyarakat.
Asisten I, Eko Agusrianto, bersama Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma, membuka kegiatan pembinaan Kampung KB yang dihadiri para Camat, Lurah, dan LPM di ruang Hidayah I, kantor Walikota, pada Rabu (6/12). Eko mengungkapkan bahwa Kampung KB memiliki tujuan utama untuk mengatur dan mengendalikan penduduk, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Pj Walikota Bengkulu Menerima Kunjungan APRI: Sinergi Menuju Masyarakat Religius dan Bahagia
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan sebanyak 278,8 juta jiwa pada 2023, naik 1,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan jumlah penduduk ini membawa dampak signifikan, termasuk di Kota Bengkulu. Pertumbuhan penduduk dapat menjadi aset atau kekuatan bangsa jika dikelola dengan baik, namun dapat menjadi beban negara jika tidak diatasi, seperti terlihat dari angka pengangguran, stunting, dan kemiskinan.
Eko menjelaskan bahwa Kampung KB di Kota Bengkulu diharapkan dapat menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Beliau mencontohkan Jepang dan Singapura sebagai negara yang berhasil mengatur dan mengendalikan pertumbuhan penduduk, sehingga meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, peran Kelurahan dianggap sangat vital dalam menjalankan program ini.
BACA JUGA: Pemerintah Kota Bengkulu Serahkan 17 Perahu Sampan sebagai Stimulan Pengembangan Sektor Perikanan
“Kampung KB ini harus didukung dan dimaksimalkan. Jangan hanya batas sosialisasi saja, tetapi harus menjadi potret untuk mewujudkan generasi emas 2045,” ujar Eko.
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, Eko meminta agar seluruh kelurahan dapat bersinergi, berkolaborasi, dan mengimplementasikan program-program Pemkot Bengkulu dengan baik. Ia yakin bahwa dengan kerja keras dan sinergi yang kuat, Kampung KB dapat menjadi tolok ukur kemajuan Kota Bengkulu.
BACA JUGA: Kota Bengkulu Raih Penghargaan Juara TP2DD Terbaik Se-Provinsi Bengkulu
Selain sebagai strategi pengaturan penduduk, penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Bengkulu juga diarahkan untuk menekan angka stunting. Pemkot Bengkulu berharap dapat mencapai penurunan signifikan angka stunting hingga menjadi satu digit atau 9 persen pada tahun 2024.
Kepala DP3AP2KB, Dewi Dharma, menjelaskan bahwa terwujudnya kampung berkualitas di 67 kelurahan didasarkan pada Inpres Nomor 3 tahun 2022. Inpres ini memberikan instruksi kepada pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan dan mengambil langkah-langkah terkoordinasi dan terintegrasi guna meningkatkan kualitas keluarga, dengan optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.
BACA JUGA: Penjabat Walikota Bengkulu Ingatkan Pentingnya Kebersihan Lingkungan di Musim Hujan
“Ini salah satu upaya kita menekan angka stunting. Untuk itu, kampung KB ini harus benar-benar diimplementasikan,” tegas Dewi.
Dengan fokus pada peran Kelurahan, Pemkot Bengkulu berharap Kampung Keluarga Berkualitas dapat menjadi fondasi untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera, sehat, dan berkualitas. Keselarasan program ini dengan upaya menekan stunting menunjukkan komitmen Pemkot Bengkulu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek











