Foto: Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi (Tengah) pada saat rapat koordinasi terkait penanganan inflasi daerah bersama Kementerian Dalam Negeri melalui zoom meeting, acara berlangsung di Ruang Monitoring Center Dinas Kominfo Kota Bengkulu pada Senin (15/1/2024).
Penjabat Walikota Bengkulu Ikuti Rapat Koordinasi Antisipasi Kenaikan Harga Melalui Zoom Meeting
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, bersama dengan penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Eka Rika Rino, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala OPD terkait, mengikuti rapat koordinasi terkait penanganan inflasi daerah bersama Kementerian Dalam Negeri melalui zoom meeting. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Monitoring Center Dinas Kominfo Kota Bengkulu pada Senin (15/1/2024).
Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Irjen Kemendagri, Tomsi Tohir, yang memfokuskan pembahasannya pada kenaikan harga dan langkah-langkah antisipatif yang perlu diambil untuk menghadapinya. Irjen Kemendagri menyampaikan bahwa pada Indeks Perkembangan Harga (IPH) bahan pangan di minggu kedua Januari ini, terdapat tiga komoditas yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan minggu sebelumnya, yaitu bawang merah, bawang putih, dan daging ayam ras. Oleh karena itu, perlu difokuskan penanganan terhadap kenaikan harga ketiga komoditas tersebut.
Foto: Pejabat Pemkot Bengkulu Rapat Koordinasi Antisipasi Inflasi Bengkulu melalui Zoom Meeting di Ruang Monitoring Center Dinas Kominfo Kota Bengkulu pada Senin (15/1/2024).
“Indeks Perkembangan Harga (IPH) bahan pangan di minggu kedua Januari ini ada tiga komoditas yang naik dibanding minggu lalu, yakni bawang merah, bawang putih dan daging ayam ras Kita harus fokus mengatasi kenaikan harga tiga komoditas tersebut,” ungkap Irjen Kemendagri Tomsi Tohir.
Pj Walikota Arif Gunadi menanggapi bahwa kondisi inflasi di Kota Bengkulu saat ini masih relatif stabil. Meskipun demikian, Pemkot Bengkulu tetap melaksanakan program-program untuk pengendalian inflasi secara berkelanjutan, seperti pasar penyeimbang dan pasar murah.
“Inflasi di Kota Bengkulu saat ini masih relatif stabil, Maka Pemkot Bengkulu terus melaksanakan program-program dalam rangka pengendalian inflasi secara berkelanjutan, seperti pasar penyeimbang dan pasar murah,” ujar Pj Walikota Arif Gunadi.
Langkah-langkah antisipatif yang diambil oleh Pemkot Bengkulu merupakan wujud komitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat. Pj Walikota Arif Gunadi menekankan pentingnya upaya bersama dengan berbagai pihak terkait untuk merespons dengan cepat dan tepat terhadap perubahan kondisi pasar, sehingga dampak inflasi dapat dikelola secara efektif. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…