Pemkab Lebong Gelar Job Fit hari Kedua: Transformasi Komprehensif untuk Aparat yang Kompeten
KANTOR-BERITA.COM, LEBONG – Bupati Lebong, Kopli Ansori, yang diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Fahrurozi, secara resmi membuka kegiatan Job Fit atau uji kompetensi (Ujikom) kesesuaian jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong. Acara ini berlangsung di Aula Bappeda Lebong pada Jumat (15/12) sekitar pukul 13.00 WIB. Keberadaan Job Fit menjadi langkah nyata dalam peningkatan kualitas dan kompetensi aparat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Panitia Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong, Mustarani Abidin, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Jauhari Chandra, Plt Asisten III, Hery Setiawan, dan Plt Kepala BKPSDM Lebong, serta 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diundang untuk mengikuti uji kompetensi (Ujikom) kesesuaian jabatan.
Dalam sambutannya, Wabup Lebong, Fahrurozi, menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan Job Fit ini merujuk pada undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS, dan Surat Edaran Menpan RB Nomor 19 tahun 2023, Job Fit merupakan instrumen untuk melihat kinerja perorangan dan mencocokkan kemampuan seseorang dalam bidangnya
“Job Fit dilakukan untuk melihat kinerja perorangan atau mencocokkan kemampuan seseorang pada bidang. Paling lama lima tahun diadakan penilaian, apakah yang bersangkutan cocok atau tidak. Kalau tidak, sesuai dengan hasil seleksi,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, Wabup menyampaikan bahwa uji kompetensi untuk pejabat pimpinan tinggi pratama bertujuan untuk memetakan kompetensi yang dapat dimanfaatkan untuk penempatan rotasi/mutasi pegawai. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan memberikan pedoman bagi pejabat pembina kepegawaian untuk pembinaan dan pengembangan karir PNS.
“Ada Kinerja beberapa OPD yang progresnya bagus sekali, dan ada OPD atau perangkat daerah itu datar-datar saja, bahkan cenderung turun, Saya kira itulah job fit itu digelar,” ungkap Wabup.
Wabup juga memberikan selamat datang dan semangat kepada seluruh peserta pejabat pimpinan tinggi pratama yang mengikuti rangkaian Uji Kompetensi. Ia berharap, dengan dilaksanakannya Job Fit ini, para peserta dapat menjadi pejabat yang berkompeten, memiliki kualitas yang baik, dan mampu mengomandoi jalannya program untuk membangun Lebong yang bahagia dan sejahtera.
“Kepada peserta semoga berhasil. Sehat selalu, dan nikmati saja. Jabatan adalah amanah,” demikian pesan Wabup.
Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Lebong, Beny Kodratullah, menambahkan bahwa sebanyak 22 jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemkab Lebong mengikuti uji kompetensi. Hari pertama pelaksanaan uji kompetensi ini fokus pada penulisan makalah atau karya tulis, diikuti oleh 22 kepala OPD Lebong yang kinerjanya dievaluasi oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK), Bupati Lebong Kopli Ansori.
Penilaian melibatkan penguji dari luar, antara lain Prof. Dr. Yuwana (guru besar UNIB), Dr. Fakhri Fahmi (Unihaz), dan Dr. Heru Susanto (Inspektur Provinsi). Beny Kodratullah menjelaskan bahwa pada hari pertama tersebut, peserta diuji dalam penyusunan makalah sesuai dengan kompetensi masing-masing. Pada tahap selanjutnya, akan dilakukan wawancara.
“Job Fit hari pertama ini adalah penyusunan makalah sesuai dengan kompetensi masing-masing. Yang kedua nanti akan ada wawancara,” jelas Beny Kodratullah.
Dengan digelarnya Job Fit, Pemerintah Kabupaten Lebong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi aparatnya. Proses evaluasi yang transparan dan berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan pejabat yang memiliki kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugasnya. Job Fit menjadi landasan untuk pembinaan dan pengembangan karir PNS, seiring dengan kebutuhan dinamis organisasi dalam membangun daerah yang lebih baik. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek











