Pemkab Bengkulu Utara Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana,Kesiapan Hadapi Musim Penghujan dan Pasca El Nino

Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana
Foto: Bupati Bengkulu Utara Ir.H Mian saat membuka acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana, (14/11/23).

Pemkab Bengkulu Utara Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana,Kesiapan Hadapi Musim Penghujan dan Pasca El Nino

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, disampaikan oleh Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, mengadakan acara Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana (Rakor PB) dan Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Daerah dengan tema “Penanggulangan Bencana Urusan Bersama”. Acara ini diadakan di ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara pada Selasa (14/11/2023).

Bupati Bengkulu Utara dalam Berbagainya menjelaskan bahwa tujuan dari rapat koordinasi ini tidak hanya untuk mempersiapkan kondisi pasca El Nino, melainkan juga untuk memetakan daerah-daerah yang rawan bencana, terutama dengan memasuki musim penghujan yang saat ini mulai melanda Bengkulu Utara.

Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana
Foto: Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Seluruh Forkominda Se-kabupaten Bengkulu Utara, Rakor di pimpin Oleh Bupati Ir.H Mian, Acara berlangsung di ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara pada Selasa (14/11/2023).

“Dalam rangka mengatasi dampak pasca El Nino, hari ini kita juga bertujuan untuk memetakan daerah-daerah yang rawan bencana, mengingat kita sudah memasuki musim penghujan,” ungkap Bupati Mian.

Beliau menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Sosial telah menyiapkan 5 lumbung sosial di beberapa kecamatan. Lumbung sosial ini dirancang untuk dapat difungsikan apabila terjadi bencana di wilayah Bengkulu Utara.

BACA JUGA: Rakor Perekonomian Provinsi Bengkulu: Membangun Sinergi dalam Pengembangan UMKM

“Melalui Dinsos, kami telah menyiapkan 5 tempat lumbung sosial yang juga dapat difungsikan saat terjadi kebencanaan, dan Tak hanya itu, stok di lumbung sosial juga dapat digunakan untuk kebutuhan sosial lainnya apabila telah mendekati 75 hari sebelum kadaluwarsa,” tambahnya.

Keberadaan lumbung sosial sebagai langkah proaktif pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana menunjukkan keseriusan dalam menjaga kesiapsiagaan dan respon cepat terhadap situasi darurat. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana dan memberikan perlindungan serta bantuan yang cepat kepada masyarakat yang terdampak.

BACA JUGA: Pj.Walikota Bengkulu Gelar Rakor sebagai Tindak Lanjut Arahan Presiden Jokowi

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Forkopimda Bengkulu Utara, Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, Asisten, dan Staf Ahli Setdakab Bengkulu Utara, Kapolres, dan Danramil se Kabupaten Bengkulu Utara, Camat se Kabupaten Bengkulu Utara, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Setdakab Bengkulu Utara. (**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *