Pemkab Bengkulu Tengah dukung Kerjasama IPB Dalam Pengembangan Program DDP

Data Desa Presisi (DDP) Bengkulu Tengah
Foto: Pj.Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M.Si di dampingi oleh Fakultas Ekologi Manusia IPB serta Penggagas DDP Dr. Sofyan Sjaf juga Kadis PMD Drs. Tomi Marisi saat sosialisasi Program DDP, (17/11/23).

Pemkab Bengkulu Tengah dukung Kerjasama IPB Dalam Pengembangan Program DDP, Langkah Akurat Menuju Pembangunan Efisien

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, bekerja sama dengan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), akan melaksanakan sosialisasi dalam rangka program pengembangan Data Desa Presisi (DDP) di Kabupaten Bengkulu Tengah. Sosialisasi ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati (RRB) pada Jumat (17/11/2023). Acara tersebut dibawakan oleh Pj.Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M.Si., dan Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB serta Penggagas DDP Dr. Sofyan Sjaf. Turut hadir Kadis PMD Drs. Tomi Marisi, M.Si., perwakilan Camat, Pengurus APDESI Bengkulu Tengah, dan tamu undangan lainnya.

Data Desa Presisi merupakan sebuah konsep yang menitikberatkan pada akurasi dan ketepatan data untuk memberikan gambaran kondisi aktual desa. Data ini diambil, divalidasi, dan digali oleh warga desa dengan bantuan pihak luar desa, termasuk pemuda yang memiliki keahlian di bidang IT. Pendekatan yang digunakan adalah Drone Participatory Mapping (DPM), suatu metode inklusif yang melibatkan hubungan antara manusia dan teknologi dalam pengumpulan Data Desa Presisi dengan mempertimbangkan aspek spasial, teknologi digital, partisipasi warga, dan sensus.

Data Desa Presisi (DDP) Bengkulu Tengah
Foto: Institut Pertanian Bogor (IPB) saat mensosialisasikan Data Desa Presisi (DDP) kepada kepala desa di bengkulu tengah, acara Berlangsung di Ruang Rapat Bupati (RRB) pada Jumat (17/11/2023).

Dalam Arahnya, Pj. Bupati Bengkulu Tengah Heri Roni menyampaikan harapannya agar program pengembangan Data Desa Presisi dapat sukses diimplementasikan di Bengkulu Tengah. Program ini diharapkan mampu mempercepat, mempercepat, dan memperakurat pendataan. Namun, perlu dijalankan dengan tahapan yang tepat.

“Saya sangat berharap sekali kepada pihak dari IPB untuk dapat memberikan pemahaman yang tepat guna kepada pemerintahan desa mengenai program DDP ini. Dengan adanya munculnya ide program DDP, agar pendataan bisa menjadi ringkas, cepat, dan sangat akurat. Akan tetapi program ini harus dijalankan dengan tahapan-tahapan yang tepat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah Apresiasi Perpustakaan Desa Terbaik

Sementara itu, Dekan Ekologi Manusia IPB dan Penggagas DDP, Sofyan Sjaf, menjelaskan bahwa Data Desa Presisi (DDP) merupakan penyajian data Fakultas yang lengkap dan akurat terkait informasi kependudukan, ekonomi, sosial, dan pendidikan masyarakat. DDP dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mewujudkan amanat negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui data yang akurat.

“Jika desa telah memiliki (DDP) maka semua perencanaan pembangunan bisa diselesaikan dengan sangat baik. sehingga Penyelesaian Data Desa Presisi ini akan membantu menyelesaikan permasalahan dalam pembangunan,” ungkap Sofyan Sjaf.

BACA JUGA: BUMDES Proaktif: Masyarakat Desa Bengkulu Tengah Berkreasi Demi Kemajuan Ekonomi Lokal

Dengan demikian, program Data Desa Presisi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan pembangunan di Kabupaten Bengkulu Tengah dengan menyediakan satu set data yang komprehensif dan akurat. Keberhasilan implementasi program yang diharapkan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembangunan berbasis data. (**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *