MDST Desa Taba Lagan 2024: Transparansi dan Keberhasilan Pengelolaan Dana Desa

MDST Desa Taba Lagan
Foto: Pemerintah Desa melalui Kepala desa Taba Lagan, Oto Kombri, SH., menyerahakan Dokumen Kepada Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Zahratul Murni, setelah Rangkaian Kegiatan Pekerjaan Fisik tahun 2024 telah selesai dilaksanakan, acara serah terima di laksanakan pada Selasa, (24/12/24), (Ft/Ist).

MDST Desa Taba Lagan 2024: Transparansi dan Keberhasilan Pengelolaan Dana Desa

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU TENGAH|| Desa Taba Lagan, Kecamatan Semidang Lagan, melaksanakan Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) pada Selasa, (24/12/24), Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Taba Lagan, Oto Kombri, SH., dan dihadiri oleh Camat Semidang Lagan, Depi Junadi, S.IP., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Zahratul Murni, Polsubsektor Semidang Lagan Zilpi, serta tokoh masyarakat setempat.

Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) merupakan bagian dari proses akuntabilitas pemerintah desa, Dalam forum ini Pemerintah Desa Taba Lagan menyerahkan hasil kegiatan pembangunan fisik yang dibiayai Dana Desa tahun 2024 kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai wakil masyarakat.

MDST Desa Taba Lagan
Foto: Pemerintah Desa Taba Lagan, pada saat Monev di Lapangan Serah Terima Setelah Selesai dibangun Oleh TPK Desa Taba Lagan kepada BPD, Pada hari selasa, (24/12/24), (Ft/Ist).

Kepala Desa Taba Lagan, Oto Kombri, SH., menyampaikan bahwa seluruh program pembangunan fisik yang direncanakan tahun ini telah diselesaikan dengan baik, Selanjutnya hasil pekerjaan tersebut diserahkan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan dan dipelihara bersama.

“Seluruh rangkaian kegiatan fisik yang direncanakan pada tahun 2024 telah selesai dilaksanakan oleh TPK, Kini kami serahkan hasilnya kepada masyarakat agar dapat digunakan dengan baik dan dipelihara bersama demi kepentingan bersama,” ujar Oto Kombri, yang akrab disapa Komri.

BACA JUGA: Desa Air Sebakul Adakan Musyawarah Serah Terima Dana Desa 2024: Transparansi untuk Kemajuan

Tahun 2024, Pemerintah Desa Taba Lagan berhasil menyelesaikan berbagai program pembangunan fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pekerjaan ini mencakup infrastruktur vital seperti jalan desa, saluran irigasi, dan fasilitas umum lainnya.

Pembangunan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup warga, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Kepala Desa menegaskan pentingnya menjaga hasil pembangunan ini agar tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.

“Fasilitas ini adalah milik kita bersama, Peran masyarakat dalam memeliharanya sangatlah penting agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” lanjut Oto Kombri.

BACA JUGA: Musrenbangdes Desa Pondok Makmur 2024: Prioritaskan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Camat Semidang Lagan, Depi Junadi, S.IP., memberikan apresiasi atas keberhasilan Desa Taba Lagan dalam mengelola Dana Desa, Ia menyebut Desa Taba Lagan sebagai contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Semidang Lagan karena konsistensi dan transparansinya dalam mengelola anggaran pembangunan.

“Desa Taba Lagan telah menjadi desa terbaik dalam pengelolaan Dana Desa, Desa ini juga menjadi sampel yang sering kami tunjukkan kepada Pemerintah Kabupaten, Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana desa,” ujar Depi Junadi.

Musyawarah Desa Serah Terima ini bukan hanya seremoni, tetapi juga bentuk transparansi pemerintah desa kepada masyarakat, Dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa dan tokoh masyarakat, proses ini memastikan bahwa semua pihak mengetahui rincian kegiatan yang telah dilakukan dan bertanggung jawab atas hasilnya.

BACA JUGA: Penanaman Padi Gogo di Provinsi Bengkulu: Mendorong Perluasan Areal Tanam

Ketua BPD Zahratul Murni menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah desa atas keterbukaan dan kerjasama yang terjalin selama proses pembangunan, “Kami sangat menghargai komitmen pemerintah desa dalam melibatkan masyarakat di setiap tahap pembangunan, Ini menunjukkan bahwa Desa Taba Lagan benar-benar memprioritaskan kepentingan warganya,” ungkapnya.

Setelah rangkaian musyawarah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan proses monitoring dan evaluasi (monev) di lapangan. Tim pemerintah desa bersama dengan perwakilan masyarakat dan pihak terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi pembangunan fisik yang telah selesai. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *