Infrastruktur Diperbaiki: DPUPR Kota Bengkulu Alokasikan 1 Miliar untuk Jalan dan Drainase
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pada tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tetap konsisten dalam melaksanakan berbagai upaya perbaikan infrastruktur, khususnya di sektor jalan dan drainase yang tersebar di Kota Bengkulu. Dalam rangka menjalankan komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemkot mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk melakukan perbaikan drainase dan jalan lingkungan.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Tomaiwan, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk membahas rencana perbaikan infrastruktur tersebut dalam waktu dekat. Dia menegaskan bahwa proyek perbaikan ini merupakan bagian dari rencana yang telah dipersiapkan sejak tahun sebelumnya, dimana perbaikan ini menjadi penting karena adanya kerusakan dan penuaan pada sistem drainase.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Alokasikan 1,1 Miliyar Rencanakan Peningkatan Lampu PJU
“Kami telah merencanakan ini sejak ada kasus tahun lalu mengingat drainase sering mengalami penyumbatan, sehingga perbaikan menjadi suatu keharusan,” ungkapnya pada jumat, (19/1/24).
Untuk pelaksanaan perbaikan drainase dan jalan, DPUPR akan segera melakukan peninjauan ke beberapa lokasi yang mengalami kerusakan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memastikan pembenahan dilakukan secara tepat dan efektif sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem: Dinsos Bentuk Posko Bencana 24 Jam
Tomaiwan juga menekankan pentingnya partisipasi dan pemahaman masyarakat terkait proyek ini. Dia berharap agar tidak ada oknum masyarakat yang dengan sengaja menutup aliran drainase dengan melakukan pembongkaran secara mandiri. Tindakan semacam ini dinilai dapat merusak kondisi drainase dan mengganggu kelancaran aliran air.
“Tentunya aliran drainase tidak boleh ditutup itu akan melanggar dan akan kita tertibkan tentunya Apalagi sudah mengganggu masyarakat karena bau tidak sedap akibat air selokan yang meluber,” terang kabid cipta karya. (**)
Editor: (KB1)
Pewarta: QQ











