Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah setelah Safari Subuh di Musala Ibnu Sabil sekaligus melihat tempat area Perluasan Musala, pada hari kamis, (21/3/24).
Gubernur Bengkulu Safari Subuh di Musala Ibnu Sabil di Rejang Lebong
KANTOR-BERITA.COM, REJANG LEBONG – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengadakan Safari Subuh ke Musala Ibnu Sabil yang berlokasi di Kecamatan Talang Rimbo, Kabupaten Rejang Lebong, Dalam acara tersebut, Gubernur Rohidin Mersyah hadir dan secara resmi memberikan dana hibah sebesar 150 juta rupiah untuk proyek pembangunan dan perluasan Musala Ibnu Sabil. Kegiatan ini juga ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur sebagai simbolisasi dimulainya pembangunan Pada Kamis, 21 Maret 2024.
Gubernur Rohidin Mersyah dalam sambutannya menyatakan, “Kami memberikan bantuan pembangunan Musala Ibnu Sabil mengingat jumlah jamaah yang terus bertambah, oleh Karena itu diperlukan perluasan bangunan musala, Melalui peletakan batu pertama ini, kami ingin menunjukkan semangat dari Pemerintah Provinsi Bengkulu walaupun dana hibah yang diberikan tidak besar.”
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah setelah Safari Subuh melakukan Peletakan Batu Pertama untuk perluasan Musala Ibnu Sabil di Kecamatan Talang Rimbo, Kabupaten Rejang Lebong, pada hari kamis, (21/3/24).
Sementara itu, A. Rasyid, selaku pengurus Musala Ibnu Sabil, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Gubernur Rohidin atas bantuan dana hibah yang telah diberikan. Rasyid juga mendoakan agar Gubernur Rohidin senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan untuk terus berbakti di Provinsi Bengkulu untuk periode yang akan datang.
Menariknya, kunjungan Gubernur Rohidin ke Musala Ibnu Sabil merupakan yang pertama kali sejak musala tersebut dibangun pada tahun 1965. A. Rasyid mengungkapkan rasa bangganya, “Ini merupakan momen bersejarah bagi kami, karena untuk pertama kalinya sejak dibangun, musala kami dikunjungi oleh seorang gubernur, Ini akan menjadi cerita yang kami abadikan dan sampaikan kepada generasi selanjutnya bahwa musala kecil kami pernah dikunjungi oleh Gubernur.”
Kegiatan Safari Subuh ini tidak hanya menandai dimulainya pembangunan dan perluasan Musala Ibnu Sabil, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap kegiatan keagamaan dan kesejahteraan umat. Kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Gubernur Rohidin Mersyah diharapkan dapat memotivasi dan memberikan semangat baru bagi jamaah Musala Ibnu Sabil untuk terus aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat.
Acara tersebut tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi pengurus dan jamaah Musala Ibnu Sabil, tetapi juga menjadi bukti komitmen dan dedikasi Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendukung pembangunan infrastruktur keagamaan yang memadai bagi masyarakat. Dengan dana hibah yang telah disalurkan, diharapkan pembangunan Musala Ibnu Sabil dapat segera terlaksana dan menjadi sarana ibadah yang lebih nyaman dan luas bagi jamaahnya.
Pemberian dana hibah dan kunjungan Gubernur Rohidin Mersyah ke Musala Ibnu Sabil ini juga memberikan pesan bahwa pembangunan keagamaan merupakan salah satu prioritas yang penting bagi pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan visi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan spiritual dan sosial masyarakat di Provinsi Bengkulu. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…