Gerakan Ketahanan Pangan: Pemkot Dorong Aksi Manfaatkan Pekarangan Rumah dan Kantor

Pemanfaatan Lahan Tidur
Foto: Pj walikota Arif Gunadi pada acara Bazar dan Donor Darah di halaman Pemkot bengkulu, (18/1/23) (Dok/Ist)

Gerakan Ketahanan Pangan: Pemkot Dorong Aksi Manfaatkan Pekarangan Rumah dan Kantor

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Dalam apel pagi yang dipimpin oleh Sehmi di kantor dinas kominfo Kota Bengkulu pada Senin, 22 Januari 2024, Sehmi menyoroti pentingnya memanfaatkan lahan tidur atau kosong untuk menanam cabai atau sayur-sayuran. Ia menjelaskan bahwa harga cabai merupakan salah satu penyebab tingginya inflasi, terutama karena harga cabai dari tahun 2020 hingga 2024 tidak pernah turun di bawah Rp 50 ribu per kilogram. Bahkan, pernah mencapai harga tertinggi sebesar Rp 125 ribu per kilogram.

“Salah satu penyebab inflasi ini adalah harga cabe, Harga cabe ini dari tahun 2020 sampai 2024 itu tidak pernah turun dari harga Rp 50 ribu bahkan sampai harga tertinggi pernah di harga Rp 125 ribu per kilogram, Nah karena ini salah satu penyebab inflasi Pj walikota sudah bikin edaran sampai ke tingkat RT untuk melakukan gerakan pemanfaatan lahan tidur atau pekarangan, Yang lebih gampang itu seperti menanam cabai,” jelas Sehmi.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Himbau Tingkatkan Kewaspadaan dari Ancaman Banjir

Sehmi juga menekankan bahwa inisiatif ini bukan hanya sebagai langkah lokal, tetapi juga sebagai tanggapan terhadap kebijakan pemerintah yang telah disampaikan oleh Mendagri terkait gerakan menanam cabai untuk ketahanan pangan. Ia menyoroti bahwa ketahanan pangan dan kedaulatan pangan merupakan bagian integral dari ketahanan negara.

“Maka mari kita mulai memanfaatkan lahan-lahan pekarangan atau lahan-lahan tidur yang ada di sekitar, Bisa kita tanami cabe,” ajak Sehmi.

BACA JUGA: Upaya Tangani Inflasi, Pemkot Bengkulu Gelar Pasar Murah Sesuai Instruksi Mendagri

Afri Chandriani, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Bengkulu, menambahkan bahwa di kantor dinas kominfo sendiri sudah banyak dilakukan penanaman sayur-sayuran, termasuk cabai. Afri memaparkan bahwa pegawai dinas kominfo, mulai dari kepala dinas hingga pejabat eselon II, III, IV, termasuk PNS dan PTT, telah aktif terlibat dalam penanaman tanaman sayur-sayuran.

“Kalau di kantor ini (kominfo) bisa dilihat sendiri sudah banyak tanaman yang kita tanam, Ini semua ditanam oleh pegawai dinas kominfo mulai dari kepala dinas dan pejabat eselon 2, 3 dan 4 termasuk PNS dan PTT,” ungkap Afri. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *