Calon Direktur Utama dan Direktur Bisnis Bank Bengkulu Bersaing Ketat

Seleksi Pendaftaran Calon Pimpinan Bank Bengkulu
Foto: Komisaris Utama Bank Bengkulu Prof. Ridwan Nurazi. (Dok.Cek)

Calon Direktur Utama dan Direktur Bisnis Bank Bengkulu Bersaing Ketat

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Bank Bengkulu telah menutup pendaftaran dan pengiriman dokumen untuk calon Direktur Utama (Dirut) dan calon Direktur Bisnis (Dirbis) mereka pada 21 September 2023 pukul 16.00 WIB. Kompetisi ini menarik perhatian publik karena masing-masing jabatan telah menerima delapan nama calon yang berpotensi memimpin bank ini ke masa depan yang sukses.

Untuk posisi Direktur Utama, terdapat empat nama yang mencuat sebagai kandidat yang kuat, yaitu:

  1. Dedy Ihsan, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut Bank Nagari di Padang.
  2. Wimran Ismaun, mantan Dirut Bank Bengkulu.
  3. Beni Harjono, yang memiliki pengalaman sebagai CEO Regional BJB Jakarta.
  4. Arief Goentoro, yang merupakan bagian dari Bank DKI.

Sementara itu, untuk posisi Direktur Bisnis, ada empat calon yang bersaing ketat, yaitu:

  1. Hendra Jaya, yang berasal dari internal Bank Bengkulu.
  2. Roby Wijaya, juga dari internal Bank Bengkulu.
  3. Iswahyudi, yang memiliki latar belakang di internal Bank Bengkulu.
  4. Arif Setiadi, satu-satunya calon dari luar bank, yaitu dari BJB.

“Alhamdulillah, kami telah menerima pendaftaran calon Direktur Utama dan Direktur Bisnis. Saat ini, kami memiliki empat calon untuk masing-masing posisi,” ujar Komut Bank Bengkulu, Prof. Ridwan Nurazi.

Prof Ridwan Nurazi kemudian menjelaskan hasil verifikasi awal. Dalam calon pencarian Direktur Utama, dua dari empat calon tidak memenuhi syarat. Dedy Ihsan tidak memenuhi syarat karena tidak mendapatkan dukungan minimal 10 persen dari pemegang saham.

Sementara itu, Arief Guntoro juga tidak memenuhi syarat karena kurangnya pengalaman eksekutif di bank dan tidak memenuhi syarat manajemen risiko tingkat empat. “Dari empat pendaftar posisi Direktur Utama Bank Bengkulu, dua di antaranya tidak memenuhi syarat, yaitu Dedy Ihsan dan Arief Guntoro,” tambah Prof. Ridwan.

Untuk posisi Direktur Bisnis, hasil verifikasi menunjukkan bahwa satu calon, yaitu Arif Setiadi, juga tidak memenuhi syarat karena tidak memenuhi dukungan minimal 10 persen dari pemegang saham.

“Tahapan Selanjutnya Wawancara dan akan dimulai Pada hari senin tanggal 2 Oktober 2023” Singkatnya. (**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *