BPBD Mukomuko Lakukan Operasi Pencarian ASN Hilang di Sungai Batang Selaut

Pencarian ASN Hilang Sungai Batang Selaut
Foto: BPBD Kabupaten Mukomuko bersama Basarnas Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, pada saat melakukan penyisiran di Sungai Batang Selaut, (Dok).

BPBD Mukomuko Lakukan Operasi Pencarian ASN Hilang di Sungai Batang Selaut

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah menurunkan sebuah tim untuk membantu dalam pencarian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal daerah tersebut bersama rekannya yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Batang Selaut Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko, Ahmad Hidayat Syah, mengungkapkan pada hari Sabtu bahwa operasi pencarian sedang berlangsung untuk menemukan dua orang yang hilang tersebut.

“Kami sedang berupaya mencari dua korban yang hilang di Sungai Batang Selaut, Sumbar,” ucapnya di Mukomuko pada sabtu, (11/5/24).

Kedua orang yang dilaporkan hilang tersebut adalah Toni Hidayat (37), seorang ASN dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko dan Dani (20), seorang pekerja panen buah kelapa sawit asal Selaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Keduanya diketahui hilang setelah perahu yang mereka tumpangi, yang mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, tenggelam di Sungai Batang Selaut pada siang hari Kamis, tanggal 10 Mei.

ASN tersebut diketahui telah pergi ke Selaut, Sumbar, untuk memanen buah sawit di lahan perkebunannya yang terletak di wilayah tersebut. Perjalanan mereka melibatkan penyeberangan menggunakan perahu di Sungai Inkasi Selaut.

Dalam upaya pencarian ini, BPBD Kabupaten Mukomuko bekerja sama dengan Pos SAR setempat serta BPBD dan Basarnas Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Tim gabungan ini telah melakukan penyisiran di Sungai Batang Selaut yang diikuti oleh Tim SAR Pesisir Selatan, BPBD, Basarnas, dan masyarakat setempat.

“Tim kami telah melakukan upaya pencarian korban sejak hari Jumat dan hari ini kami masih terus berusaha untuk menemukan mereka,” lanjut Ahmad Hidayat Syah.

Keluarga Toni Hidayat, diwakili oleh Rusman, warga Desa Lubuk Sanai, mengatakan bahwa keluarga dan warga lain asal Kabupaten Mukomuko telah berkumpul dan tetap berada di lokasi kejadian sejak hari pertama hilangnya korban. Mereka turut serta membantu tim BPBD dan SAR dalam pencarian di Sungai Batang Selaut.

“Kami semua berharap dan berdoa agar korban dapat segera ditemukan,” tambah Rusman.

Upaya pencarian ini menunjukkan komitmen dan kerja sama antara berbagai lembaga dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. BPBD dan tim SAR berdedikasi untuk melakukan semua yang mereka bisa dalam pencarian dan penyelamatan, sementara dukungan dari keluarga dan komunitas lokal terus memberikan kekuatan moral bagi semua yang terlibat dalam operasi pencarian ini. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *