Foto: Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian dalam acara ekspose kajian publik mengenai lokasi calon ibu kota kabupaten Bumi Pekal, pada hari selasa, (19/12/23).
Kesiapan dan Sinergi: Langkah Penting Pemerintah Bengkulu Utara dalam Pemekaran Wilayah
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Pemerintah Daerah Bengkulu Utara, yang dihadiri oleh Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, turut serta dalam acara ekspose kajian publik mengenai lokasi calon ibu kota kabupaten Bumi Pekal. Acara ini diresmikan dan dibuka oleh Bupati di kantor Camat Ketahun pada Selasa (19/12/2023), yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, seperti Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, Anggota DPD RI Provinsi Bengkulu, Kasubdit Wilayah 1 Direktorat Jenderal Kemendagri, Ketua LPPM Universitas Bengkulu, Ketua Presidium, Ketua Tim Pelaksana Kajian, Asisten dan Staf Ahli Setdakab Bengkulu Utara, Camat Ketahun, Forum Koordinasi Kepala Desa Kecamatan Ketahun, serta jajaran OPD Setdakab Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Ir. H. Mian, menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah terhadap tim presidium pemekaran yang telah bekerja keras dan konsolidasi selama tiga tahun. Hasil dari kerja keras tersebut tercermin dalam tercapainya semua tahapan pemekaran hingga saat ini, yang telah menjadi regulasi moratorium.
Foto: acara ekspose kajian publik mengenai lokasi calon ibu kota kabupaten Bumi Pekal, acara berlangsung di kantor Camat Ketahun pada Selasa (19/12/2023).
“Atas nama pihak pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi tim presidium yang terus melakukan konsolidasi selama 3 tahun sehingga tahapan pemekaran saat ini regulasinya sudah menjadi moratorium,” ujar Bupati.
Pentingnya ekspose kajian publik ini mencerminkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses pemekaran wilayah. Bupati Bengkulu Utara menambahkan pesannya kepada seluruh jajaran yang akan menjadi bagian dari Kabupaten Bumi Pekal agar terus menunjukkan kesiapan dan solidaritas dalam menghadapi perkembangan ini hingga usulan tersebut disetujui oleh Kementerian.
“Selain jajaran pemerintah yang telah menyiapkan lahan untuk dibangun perkantoran, kita juga harus tetap menunjukkan kesiapan dan solidaritas kita hingga nanti moratorium tersebut dibuka oleh kementerian,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir berbagai unsur penting, seperti Sekretaris Daerah, Anggota DPD RI Provinsi Bengkulu, Kasubdit Wilayah 1 Direktorat Jenderal Kemendagri, Ketua LPPM Universitas Bengkulu, serta perwakilan dari Presidium, Tim Pelaksana Kajian, dan sejumlah pejabat dari Setdakab. Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat terjalin koordinasi yang sinergis antarlembaga terkait guna memastikan kesuksesan pemekaran wilayah dan perpindahan ibu kota kabupaten. Transparansi, partisipasi, dan keterlibatan semua pihak menjadi kunci penting dalam menghadapi perubahan ini, yang akan membawa dampak besar terhadap pembangunan dan identitas daerah. (**)
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…