Dua Pekan Dirawat, Mahasiswi PNP Korban Erupsi Merapi Zhafira Zahrim Febrina Berpulang
KANTOR-BERITA.COM, SUMATERA BARAT – Kabar duka kembali menyelimuti, kali ini datang dari seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP), Zhafira Zahrim Febrina, yang akhirnya berpulang ke Rahmatullah pada Minggu, 17 Desember 2023. Zhafira menjadi korban dari erupsi Gunung Marapi yang terjadi dua pekan lalu. Kondisi kesehatannya yang semula menunjukkan perkembangan positif, akhirnya tidak mampu menghindarkan panggilan Sang Khalik.
Direktur PNP, Surfa Yondri, dengan pilu menyampaikan konfirmasi mengenai kepergian Zhafira. Kabar ini memberikan kejutan yang menyakitkan bagi pihak PNP dan keluarga yang sebelumnya berharap akan kesembuhan Zhafira.
“Kami kembali kehilangan mahasiswi terbaik kami,” ujar Surfa Yondri, dengan nada yang menyiratkan kedukaan mendalam.
Zhafira Zahrim Febrina, yang merupakan mahasiswi Diploma-3 (D3) Teknik Sipil di PNP, harus dirawat di RSUP M. Djamil setelah terdampak langsung oleh erupsi Gunung Marapi. Dalam perjalanan perawatan dan penanganan medis, wanita berkerudung ini sempat menunjukkan perkembangan yang positif. Semangat dan kegigihan Zhafira mendapatkan dukungan besar dari pihak rumah sakit, keluarga, dan teman-teman.
BACA JUGA: Gunung Marapi Meletus di Sumatera Barat Kolom Abu Vulkanik Hingga 3.000 Meter
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Dr M Djamil Padang, dr Bestari Jaka Budiman, sebelumnya menjelaskan bahwa Zhafira mengalami luka bakar sebesar 41 persen akibat dampak erupsi Gunung Marapi. Meskipun begitu, kondisinya terus membaik seiring berjalannya waktu. Penanganan intensif dan perhatian penuh dari tim medis memberikan harapan akan kesembuhan.
Sayangnya, takdir berkata lain. Zhafira dipanggil oleh Sang Khalik, meninggalkan duka mendalam di hati keluarga, teman-teman, dan seluruh civitas akademika PNP. Kepergian Zhafira juga memberikan kesan mendalam di kalangan mahasiswa dan masyarakat yang menyaksikan perjuangannya melawan cobaan berat pascaerupsi.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan di wilayah-wilayah yang rentan terhadap bencana alam. Erupsi Gunung Marapi menyisakan duka yang mendalam, namun sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya yang mungkin terjadi di masa mendatang.
BACA JUGA: Deputi BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan Kunjungi Pengungsi Gempa di Purwabakti, Bogor
Pihak PNP dan RSUP M. Djamil Padang berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Zhafira Zahrim Febrina. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Zhafira akan selalu dikenang sebagai sosok yang berjuang dengan gigih dan penuh semangat di tengah cobaan yang tidak terduga ini. Selamat jalan, Zhafira, semoga kau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek
Sumber MC kota Padang











