Situasi Permohonan e-KTP Kota Bengkulu Masih Normal, Disdukcapil Aktif Dorong Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital

Permohonan e-KTP Kota Bengkulu
Foto: Contoh KTP Digital (Foto FB Dukcapil kotabengkulu)

Situasi Permohonan e-KTP Kota Bengkulu Masih Normal, Disdukcapil Aktif Dorong Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Dalam rangka menyikapi permohonan perekaman Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) menjelang akhir tahun 2023, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu mencatat bahwa situasi masih relatif normal tanpa adanya lonjakan signifikan permohonan. Kepala Disdukcapil, Widodo, menegaskan hal ini pada hari Rabu (13/12), menyatakan bahwa lonjakan permohonan e-KTP biasanya terjadi pada momen-momen tertentu, seperti saat penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Lonjakan itu biasanya kalau ada penerimaan PNS atau pemberkasan PPPK, dan Ada juga kesalahan di KK, seperti ada spasi atau tidak, otomatis akan berpengaruh juga ke percetakan KTP, itu biasanya imbas dari verifikasi berkas.” ungkap Widodo.

Dalam situasi saat ini, Disdukcapil melayani permohonan e-KTP sebanyak 150 orang per hari, termasuk di Mal Pelayanan Publik (MPP). Selain di gerai Disdukcapil dan MPP, Widodo menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan perekaman jemput bola ke sekolah-sekolah dan komunitas disabilitas.

“Namun Pada intinya kita sangat peduli terhadap permintaan masyarakat, dan jika semuanya telah terdata baru kita bergerak melakukan perekaman, kita juga mengharapkan kepedulian Camat dan Lurah terhadap kaum disabilitas yang belum memiliki KTP di wilayahnya,” jelasnya.

Selain program jemput bola, Disdukcapil aktif mendorong masyarakat untuk menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD), terutama para perekam e-KTP Pemula. Aplikasi IKD ini gratis, dan Dukcapil bersedia membantu masyarakat yang ingin mendaftar, baik melalui sistem jemput bola maupun dengan datang langsung ke kantor.

“Untuk masyarakat yang ingin mendaftar ada juga Aplikasinya semua tidak berbayar dan Dukcapil siap akan membantu, baik dengan sistem jemput bola ataupun datang ke kantor,” ujar Widodo.

Terakhir, bagi masyarakat yang hendak mengganti KTP karena rusak atau menambah data, mereka akan diarahkan untuk menggunakan Identitas Kependudukan Digital sebagai alternatif yang lebih efisien dan modern. Dengan demikian, Dukcapil berusaha untuk terus berinovasi dan memudahkan masyarakat dalam proses administrasi kependudukan. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *