Baznas Kota Bengkulu Dorong Perekonomian UMKM dengan Bantuan Modal Usaha

Baznas Kota Bengkulu
Foto: Baznas Kota Bengkulu saat membagikan Bantuan modal usaha (Foto: MCKB).

Baznas Kota Bengkulu Dorong Perekonomian UMKM dengan Bantuan Modal Usaha

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu terus aktif dalam menggerakkan sektor ekonomi masyarakat. Hingga November 2023, Baznas mencatat 112 pelaku usaha di Kota Bengkulu telah menerima bantuan modal usaha. Ketua Baznas, Habib Abdurahman Alkaf, menegaskan bahwa Baznas tidak hanya fokus pada kegiatan sosial jangka pendek, tetapi juga memiliki program produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan modal usaha yang diberikan oleh Baznas memiliki tujuan utama dalam memberdayakan perekonomian masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu. Bantuan tersebut diberikan sesuai dengan ketentuan syarat yang berlaku, dengan harapan para penerima dapat memanfaatkannya secara optimal untuk mengembangkan usaha mereka.

BACA JUGA: Pj Walikota Bengkulu Sumbangkan Infak Kemanusiaan untuk Gaza Palestina Melalui Baznas RI

Habib Abdurahman menyampaikan harapannya agar pelaku usaha yang mendapatkan modal bantuan dapat menggunakan dana tersebut dengan bijak dan semangat, sehingga usaha mereka dapat terus berkembang. Langkah ini juga dianggap sebagai kontribusi Baznas dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di tingkat lokal.

“Kami Berharap Mudah-mudahan bantuan ini bisa mendorong pelaku usaha UMKM, Sera dapat membantu meningkatkan Perekonomian dan kesejahteraan” Ujar Habib Abdurahman.

BACA JUGA: Gubernur Rohidin Buka Rakorda Baznas: Optimalisasi Program Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sebelumnya, bantuan setiap pelaku usaha memiliki kesempatan untuk mengajukan modal usaha kepada Baznas Kota Bengkulu. Bantuan ini diberikan kepada mereka yang menghadapi kesulitan, terutama dalam hal kekurangan modal untuk menjalankan kegiatan usaha mereka. Bantuan modal usaha diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha para UMKM di Kota Bengkulu.

Program bantuan ini melibatkan berbagai jenis bantuan, mulai dari uang modal usaha hingga peralatan modal usaha yang dibutuhkan oleh, seperti masyarakat gerobak untuk berjualan, payung, hingga etalase. Sumber dana untuk bantuan berasal dari zakat, infaq, dan sedekah yang dikumpulkan dari masyarakat Kota Bengkulu. Salah satu kontributor terbesar adalah zakat ASN Pemerintah Kota Bengkulu, yang rutin menyumbangkan sekitar Rp 400 juta setiap bulan.

BACA JUGA: Penjabat Bupati Bengkulu Tengah Melantik Ihsan Nahromi Pimpinan BAZNAS: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Habib Abdurahman menambahkan bahwa bantuan modal usaha ini menjadi bagian integral dari program Baznas Kota, yang bertujuan memberikan modal kepada masyarakat agar mereka dapat menjalankan dan mengembangkan usaha mereka. Selama tahun 2022, ratusan masyarakat di Kota Bengkulu telah mendapatkan manfaat dari program ini, dengan rata-rata bantuan sebesar 1 juta rupiah.

Syarat untuk mendapatkan bantuan modal usaha ini mencakup kepemilikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan, informasi mengenai nama kelompok dan jenis usaha, usaha minimal telah berjalan selama satu tahun, satu kelompok dengan jumlah anggota maksimal 10 orang, serta surat rekomendasi dari kecamatan dan surat keterangan usaha dari kecamatan yang mengetahui dinas Koperasi dan UMKM.

Melalui program bantuan modal usaha ini, Baznas Kota Bengkulu berusaha menjadi mitra yang tanggap terhadap kebutuhan pelaku UMKM, dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Program tersebut sekaligus memperkuat posisi Baznas sebagai lembaga yang proaktif dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan secara menyeluruh. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *