Cabor Bola Tangan Bengkulu Main di Luar Ekspektasi, Kebagian Perak
KANTOR-BERITA.COM, PEKANBARU – Tim bola tangan putri Bengkulu Harus Menerima Hasil diluar ekspektasi saat tampil di laga final Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) Sumatera XI/2023. Meski harapan untuk meraih medali emas ada, namun tim tersebut harus puas dengan medali perak setelah mengalami kekalahan di GOR Universitas Islam (UIR) Riau pada Kamis sore (9/11).
Pertandingan tersebut sangat dinanti oleh sekitar 1.000 penonton yang menyaksikan laga puncak antara tim Bengkulu dengan tuan rumah Riau. Namun, hasil akhirnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, di mana skuad asuhan Asri Wijaya kalah pada babak pertama dengan skor 12-9 dan babak kedua dengan skor 17-12. Meski mengalami kekalahan, tim ini tetap berhasil lolos ke PON.
BACA JUGA: Hari Pertama PORWIL, Bengkulu Mendulang 4 Medali. Dua Keping Dipersembahkan dari Cabor Catur
Penampilan tim pada laga puncak ini terbilang tidak seperti biasanya, jauh berbeda dengan penampilan mereka pada laga semifinal yang cukup ngotot. Namun, pada laga final, para pemain tidak mampu tampil ngotot dan permainan mereka tidak berkembang seperti yang diharapkan.
Usai pertandingan, Asri Wijaya selaku arsitek bola tangan Bengkulu menyatakan bahwa selama berlaga, anak asuhannya mengalami kesulitan dalam mengontrol emosi. Hal ini berimbas pada beberapa pemain yang mengalami cedera, sehingga tensi permainan sedikit menurun.
BACA JUGA: Tersisa 5 Cabor, Hanya Keajaiban Bisa Dongkrak Peringkat Bengkulu di Klasemen Medali PORWIL Riau
Selain itu, ada beberapa pemain kunci yang tidak tampil prima karena dihantui cedera di babak final. Hasilnya murni karena beberapa pemain tidak bermain agresif. Jadi, tidak ada yang lain, tegas Asri.
Asri juga menyoroti kondisi beberapa pemain inti yang tidak berada dalam kondisi prima karena terkena cedera sebelum pertandingan final. Mereka terpaksa tampil di lapangan meski kondisi fisik mereka kurang optimal. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil akhir pertandingan.
Kekalahan ini menjadi pembelajaran bagi tim bola tangan putri Bengkulu untuk lebih mempersiapkan diri secara mental dan fisik dalam menghadapi pertandingan-pertandingan penting. Meski meraih medali perak, tim ini tetap memiliki potensi untuk tampil lebih baik di kompetisi selanjutnya dengan melakukan evaluasi dan perbaikan yang diperlukan. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek











