Ganjar Pranowo Singgung Pembenahan Penegakan Hukum Anti-KKN: Komitmen Reformasi Tidak Boleh Luntur
KANTOR-BERITA.COM, JAKARTA – Bakal calon presiden (capres) potensial, Ganjar Pranowo, tampil menonjol dengan mengungkapkan rencana pembenahan dalam penegakan hukum anti-korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan yang diungkapkan pada hari Minggu (29/10/2023) di Senayan, Jakarta Pusat, Ganjar memaparkan pentingnya fokus pada penegakan hukum anti-KKN dan menjelaskan bahwa pemerintah harus serius dalam upaya ini.
Ganjar mengakui bahwa banyak masyarakat Indonesia mulai meremehkan komitmen pemerintah dalam penegakan hukum anti-KKN.
“Jadi, Menjadi sangatlah penting, agenda ini, mengingat begitu banyak masyarakat yang menganalisis bahwah salah satu pilar Reformasi, yaitu penegakan hukum dan anti-KKN. Oleh sebab itu, pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang tegas dan serius dalam menangani masalah ini,” ujar Ganjar. (Dikutif dari Detik.Com)
BACA JUGA: Ganjar Pranowo Perkuat Tim Pemenangan: Khofifah dan Ridwan di Lirik Memperkuat TPN Pilpres 2024
Sebagai bagian dari upayanya untuk mencapai tujuan ini, Ganjar Pranowo telah berdiskusi secara intensif dengan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud Md. Dalam diskusi tersebut, mereka membahas bagaimana sistem kelembagaan yang sudah ada dapat segera diimplementasikan dan diimplementasikan.
“Kami telah melakukan rangkaian diskusi yang panjang dengan Pak Mahfud mengenai hal ini, maka Kami ingin memastikan bahwa sistem kelembagaan yang sudah baik segera dapat dijalankan. Namun, jika ada kendala dalam pelaksanaannya, maka perlu ada revisi pada regulasi yang mengatur hal ini.” Ujar Ganjar.
Penegakan hukum anti-KKN di Indonesia adalah sebuah langkah yang mendesak. Menurut Ganjar, pemilihan aparat penegak hukum (APH) yang tegas dan berkualitas menjadi faktor penting dalam menjamin integritas dan keadilan dalam penegakan hukum. “Pemilihan APH yang tegas menjadi kunci. Kami perlu memastikan bahwa APH tersebut benar-benar bersifat independen dan tidak mempengaruhi kepentingan tertentu. Ini sangat penting bagi kepentingan masyarakat,” tambahnya.
BACA JUGA: Yenny Wahid Deklarasikan Dukungan Untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024
Ganjar juga mengingatkan tentang kekecewaan rakyat pada tahun 1998. Pada saat itu, rakyat Indonesia menginginkan perubahan substansial dalam sistem pemerintahan dan penegakan hukum, khususnya dalam upaya anti-KKN.
“Kita Ingat Pada tahun 1998 adalah tahun perubahan besar di Indonesia, Rakyat berharap ada perbaikan substansial dalam sistem kenegaraan, termasuk penegakan hukum anti-KKN. Kami harus selalu mengingat pentingnya Reformasi dan komitmen kita bersama untuk mencapai tujuan ini,” tegas Ganjar.(**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek
Sumber: Detik.Com











