Pemkab Bengkulu Selatan Awali 2026 dengan Silaturahmi dan Doa Bersama
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mengawali tahun 2026 dengan menggelar Silaturahmi Lintas Sektor dan Doa Bersama sebagai bentuk refleksi, penguatan kebersamaan, sekaligus peneguhan komitmen membangun daerah secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan, Kamis (01/01/26), dan dihadiri oleh berbagai unsur.
Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin bersama Wakil Bupati Yevri Sudianto hadir langsung memimpin kegiatan yang juga diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
||BACA JUGA: Ruas Jalan Ulu Manna Ditangani Pemerintah Pusat Mulai 2026
Momentum silaturahmi lintas sektor ini dimaknai sebagai langkah awal untuk menyatukan tekad dan visi seluruh pemangku kepentingan daerah dalam menyongsong tahun 2026 dengan semangat kolaborasi dan persatuan. Pemerintah daerah menilai bahwa sinergi antarinstansi, baik pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, maupun elemen keagamaan, menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong percepatan pembangunan.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual memohon keselamatan, keberkahan, serta perlindungan bagi seluruh masyarakat Bengkulu Selatan. Doa juga dipersembahkan agar daerah ini senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana, konflik sosial, dan hambatan pembangunan.
||BACA JUGA: Bupati Bengkulu Selatan Resmikan Groundbreaking, Preservasi 1,7 KM Jalan Dua Jalur
Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin dalam sambutannya menegaskan bahwa awal tahun merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan amanah pelayanan publik. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh soliditas dan kebersamaan seluruh unsur di daerah.
“Kebersamaan lintas sektor adalah modal utama kita. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Rifai Tajuddin.
Menurut Rifai, tantangan pembangunan di tahun 2026 akan semakin kompleks, mulai dari tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.
||BACA JUGA: Penyegaran Birokrasi, 17 Pejabat Eselon II Bengkulu Selatan Resmi Dimutasi, Sekda Sukarni Jadi Staf Ahli
Ia juga menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif sebagai prasyarat utama pembangunan. Stabilitas daerah, kata dia, bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh komponen masyarakat.
“Jika daerah kita aman, damai, dan stabil, maka program pembangunan bisa berjalan dengan optimal. Investor akan percaya, aktivitas ekonomi masyarakat tumbuh, dan kesejahteraan dapat kita tingkatkan bersama,” kata Rifai.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto menambahkan bahwa silaturahmi lintas sektor bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk menyatukan persepsi dan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menilai, kebersamaan yang terbangun sejak awal tahun akan menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
||BACA JUGA: Wamen Transmigrasi Kunjungi Bengkulu Selatan, Gelontorkan Rp4,5 Miliar
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberhasilan pemerintah daerah sangat ditentukan oleh kekompakan. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Yevri.
Selain sebagai ajang refleksi, kegiatan doa bersama juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual dalam tata kelola pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan meyakini bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan moral dan spiritual masyarakat. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











